Home / News NTT / Lihainya Bupati Rera membalikan proyek Rp 313 Milyar

Lihainya Bupati Rera membalikan proyek Rp 313 Milyar

Petrus Selestinus. (foto: angga lispro/moral-politik.com)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) Petrus Selestinus menilai proposal Bupati Sikka Yosef Ansar Rera perihal Permohonan Revisi DAK Penugasan Tahun Anggaran 2017 sangat janggal.

Menurut Selestinus kepada moral-politik.com di Jakarta, Senin (3/7/2017), proposal tersebut tanggal 21 September 2016 yang meliputi DAK untuk Jalan, Irigasi, Air Minum dan Sanitasi dengan total anggaran Rp. 313.427.236.000, meskipun sudah sampai ke tangan Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan RI, namun nasibnya mengikuti lirik lagu dangdut “Kegagalan Cinta” ciptaan “Rhoma Irama” khususnya pada lirik “kau yang berjanji kau yang mengingkari” dan “kau yang mulai kau yang mengakhiri”.

Pasalnya, Bupati Rera mengawali di dalam surat usulan DAK Penugasan tersebut dengan janji: “Akan melaksanakan sepenuhnya dengan kesungguhan dan tanggung jawab mutlak sesuai kegiatan, satuan, volume dan lokasi kegiatan sebagaimana terperinci dalam proposal”, namun dalam perjalan proposal yang belum sepenuhnya disetujui itu mulai terjadi ingkar janji dan pengkhianatan oleh Rera sendiri.

“Janji Yosep Ansar Rera yang tertera dalam Surat Usulan Revisi DAK Penugasan 2017, tanggal 21 September 2017, pada alinea terakhir itu, secara prematur diingkari atau dikhianati sendiri sebelum dananya cair, pengingkaran mana sekaligus mengakhiri mimpi Yosef Ansar Rera untuk mendapatkan dana dengan angka fantastik sebesar Rp. 313.427.236.000 miliar yang katanya untuk pembangunan infrastruktur Jalan, Irigasi, Air Minum dan Sanitasi di Kabupaten Sikka, kecuali untuk proyek peningkatan jalan pada jalan Lingkar Luar Maumere, disetujui sebesar Rp. 50 miliar oleh Kementerian Keuangan RI yang nyatanya dibatalkan juga,” tambahnya.

Namun apa yang terjadi kemudian dengan perilaku ingkar janji Rera? Fakta nyata adalah persetujuan bantuan dana Rp. 50 miliar untuk proyek jalan Lingkar Luar Maumere itu dianulir juga oleh Kementerian Keuangan RI, karena terdapat laporan dari masyarakat bahwa dana untuk pembangunan Lingkar Luar Maumere sebesar Rp. 50 miliar itu, bukan saja akan dibelokan peruntukannya pada proyek lain di luar Lingkar Luar Maumere, akan tetapi juga dana proyek Rp.50 miliar itu, sudah diijonkan kepada beberapa kontraktor kroni Yosef Ansar Rera sebelum tender dilakukan.

Baca Juga :  BKS Telah Layani 1.970 Pasien Langsung Kerumah Masing-Masing

“Sikap ingkar ini seolah menggenapi lirik lagu “kegagalan cinta” ciptaan Rhoma Irama khususnya pada lirik “kau yang berjanji kau yang mengingkari, kau yang memulai kau yang mengakhiri,” ucapnya.

< 1 2>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button