Home / News NTT / Marak kasus bunuh diri, Jembatan Petuk Kupang dipasang pengaman

Marak kasus bunuh diri, Jembatan Petuk Kupang dipasang pengaman

Wakil Ketua Komisi VI DPR Azam Azman Natawijana saat memimpin Kunker Komisi VI meninjau Jembatan Petuk 1 di Kupang, NTT, Senin (27/2/2017). foto: republika.co.id

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Maraknya kasus bunuh diri di Jembatan Liliba, Kota Kupang pembangunan Jembatan Petuk di Kelurahan Maulafa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang akan dipasang pengaman khusus.

“Belajar dari banyak kasus bunuh diri di Jembatan Liliba, kami akan pasang pengaman khusus,” kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Jalan dan Jembatan Wilayah IX, Fachrudin kepada moral-politik.com di Kota Kupang, Jumat (29/7/2017).

Menurutnya, kondisi Jembatan Petuk tidak berbeda dengan Jembatan Liliba yang curam, sehingga dibuat konstruksi yang melengkung pada bagian atasnya, dan konstruksi di bagian bawah yang sengaja dibuat untuk menyusahkan orang untuk memanjat, sehingga ketika ada orang yang hendak melakukan bunuh diri, kesulitan mencari tempat untuk membuang dirinya.

“Kecuali kalau orang itu memang berniat bunuh diri maka segala cara akan dia buat. Tapi konstruksi Jembatan Petuk tidak sama seperti jembatan Liliba yang memudahkan orang melakukan bunuh diri. Karena pagar pembatasnya pendek,” katanya.

Menurut dia, kalau ada orang mau bunuh diri dengan cara melompat dari atas Jembatan Petuk, maka dia butuh kerja keras untuk melakukannya.

 

Penulis: Nyongki

 

Baca Juga :  Begini Acara 'Open House' di Rujab Wagub NTT

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button