Home / Populer / Pansus Angket minta pandangan Yusril Ihza Mahendra

Pansus Angket minta pandangan Yusril Ihza Mahendra

Republika/Rakhmawaty La'lang -- Anggota DPR Partai Nasdem Teuku Taufiqulhadi (kanan). Anggota DPR Partai Nasdem Teuku Taufiqulhadi (kanan).

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Panitia Khusus Angket terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta keterangan Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra, Senin (10/7/2017).

Pansus hendak meminta pandangan Yusril sebagai pakar hukum tata negara terkait kedudukan Pansus Angket KPK.

Wakil Ketua Pansus Angket KPK Teuku Taufiqulhadi mengungkap hal ini untuk menguatkan keberadaan Pansus Angket dalam upaya menyelidiki mekanisme yang kini berlaku di KPK.

Pansus Ingin Yusril membantu mendudukan persoalan karena Pansus Angket kerap dikritik

“Kami selalu dikritik bahwa persoalan isu angket kepada KPK adalah tidak tepat sasaran. Misalnya terkait hal-hal itu. Kita dudukan benar tidak, beliau ini kan pakar hukum tata negara, jadi paham betul,” ujar Taufiqulhadi saat dihubungi pada Ahad (9/7/2017).

Menurutnya, meskipun saat ini perdebatan keabsahan pansus angket telah berlalu pascatercatatnya pansus angket di berita negara, namun meminta pandangan pakar hukum tata negara tetap diperlukan.

“Kami cuma menghindarkan saja dan menguatkan. Kan sekarang sudah diundangkan di berita negara jadi nggak ada lagi persoalan tidak sah,” katanya.

Baca Juga :  Operasi Lilin temukan 5 pasangan di kamar hotel

< 1 2 3 4>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button