Home / News NTT / Penegasan Aloysius Min soal PSB SMA/SMK di NTT !

Penegasan Aloysius Min soal PSB SMA/SMK di NTT !

Pegelaran Lomba dan Inovasi Gebyar SMK 2017 yang diramaikan 46 stan SMK dari seluruh kabupaten/kota di Pelataran Dinas Pendidikan Provinsi NTT, Selasa (2/5/2017) sore.. (foto: .teropongntt.com)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menunjukan keseriusan untuk mengawasi jalannya penerimaan siswa baru (PSB) tahun ajaran (TA) 2017-2018.

Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi NTT Aloysius Min meminta agar PSB tahun ajaran (TA) 2017-2018 harus sesuai dengan juknis yang telah dikeluarkan, yakni 60 persen jalur umum dan 40 persen jalur khusus yang diperuntukan bagi siswa yang berdomisili di sekitar sekolah dengan radius maksimum 1 kilo meter.

“Jalur umum 60 persen diseleksi berdasarkan nilai ujian nasional pada SHUN, dan jalur kusus sebanyak 40 persen dari daya tampung sekolah yaitu bagi anak-anak yang berdomisi dekat sekolah dengan radius maksimum 1 km,” katanya kepada wartawan di Kota Kupang, Sabtu (1/7/2017) siang.

Ia menjelaskan, untuk jalur umum sebanyak 60 persen dari daya tampung sekolah dengan ketentuan seleksi perengkingan nilai UN yang memenuhi syarat dan mendaftar berdasarkan nilai rata-rata tertinggi ke terendah sampai mencapai batas jumlah daya tampung sekolah. Khusus SMK, penilaian kriteria kusus sesuai dengan kompetensi keahlian diatur satuan pendidikan masing-masing.

Sementara untuk jalur kusus sebanyak 40 persen dari daya tampung sekolah yang dipertimbangkan adalah calon peserta didik yang alamat domisili orangtua kandung/wali dengan sekolah yang dituju yaitu maksimum 1 km menjadi prioritas pertama melalaui jalur kusus.

Sedangkan untuk calon peserta didik yang memiliki prestasi khusus bidang olahraga, seni, dan lain-lain dipertimbangkan berdasarkan piagam atau sertifikat yang asli minimal tingkat Kabupaten/Kota, dan peserta didik yang orangtuanya memiliki kemampuan ekonomi rendah harus dilampirkan dengan Kartu Perlindungan Sosial (KPS).

“Sistem perengkingan jalur khusus adalah dengan urutan skoring alamat domisili, prestasi khusus dan kemampuan ekonomo orangtua,” tambahnya.

Pencarian Terkait:

  • aloysius min
Baca Juga :  Hebat! 2 SMP di Kota Kupang jalani UN secara online

< 1 2>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button