Home / News NTT / PT. Suba Suka Go menangi lelang pemanfaatan Lahan Eks Teluk Kupang

PT. Suba Suka Go menangi lelang pemanfaatan Lahan Eks Teluk Kupang

foto: kupang.uri.co.id

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Pemanfaatan lahan eks Restoran Teluk Kupang dimenangkan oleh PT. Suba Suka Go.

“PT. Suba Suka Go memenangi lelang tersebut secara terbuka yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang,” kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Kupang Jefri Pelt kepada wartawan di Kota Kupang, Senin (31/7/2017) siang.

Pelt mengatakan, lahan eks Restoran Teluk Kupang merupakan aset Pemkot Kupang yang ada di jalan Timor Raya dengan luas lahan kurang lebih 5.310 meter persegi dan bersertifikat, yang setelah dilakukan pemutusan hubungan kerja dengan pihak pengelola sebelumnya, dan sejak tahun 2016 lalu sudah berproses untuk ditindaklanjuti pemanfaatan lanjutannya, dan pemerintah membuka pelelangan untuk penyewaan bagi pihak-pihak yang ingin menyewa lahan tersebut, sehingga dari hasil pelelangan itu, pihak PT. Suba Suka Go yang keluar sebagai pemenangnya.

Ia mengaku, sebenarnya dalam Perda Nomor 9 Tahun 2012 tentang perubahan atas Perda Nomor 12 Tahun 2011 tentang Rencana Detail Tata Ruang Kota Kupang tahun 2011-2031, dan Permen Nomor 19 tahun 2016 tentang pengelolaan barang milik daerah, lahan tersebut masuk dalam Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang seharusnya tidak lagi disewakan kepada pihak lain.

“Melihat ada aturan tersebut, pemerintah sebenarnya tidak mau lagi melakukan pelelangan pemanfaatan lahan tersebut, namun tenyata dari hasil konsultasi Bagian Hukum ke Kementerian, lahan tersebut bisa disewakan kepada pihak lain sehingga proses pelelangan dilanjutkan,” katanya.

Oleh karena itu, Pelt menjelaskan, dengan adanya pembentukan OPD baru, dimana terbentuknya Badan Keuangan Daerah maka aset pun ikut bergabung jadi satu, maka proses pemanfaatan lahan Resto Teluk Kupang dimulai dari awal.

Itu makanya, sambung Pelt, dalam proses awal ini dibentuknya tim pemanfaatan. Tim pemanfaat ini, bertugas untuk mengkaji lahan pemerintah, manfaat kedepan untuk apa disewakan, dan pinjam pakai, serta bangun sewa serah, atau bangun serah guna maupun KSP.

Baca Juga :  5 kelurahan ditimpa bencana, Dinsos salurkan bantuan

“Dan sesuai hasil kajian dari tim pemanfaatan ini, dengan bentuk kemitraan bangun guna sarana sesuai SK Walikota¬† Kupang untuk 30 tahun, setelah itu baru dibentuk tim pelelangan, sebab dalam Permen Nomor 19 harus dilakukan pelelangan secara terbuka dan diumumkan di media nasional dan website pemerintah daerah dengan metode pra kualfikasi,” jelasnya.

< 1 2>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button