Home / News NTT / Cerita Pemuda Katolik Sikka sambangi Keuskupan Maumere

Cerita Pemuda Katolik Sikka sambangi Keuskupan Maumere

foto: angga lispro/moral-politik.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL POLITIK : Kehadiran Pemuda Katolik tidak semata hanya sebuah nama, tetapi harus menjadi garda terdepan dalam melihat masalah-masalah sosial yang ada di Kabupaten Sikka.

Direktur Pusat Pastoral Keuskupan Maumere Romo Yohanes Eo Towa, Pr meminta Pemuda Katolik harus menjadi organisasi pejuang sosial dalam menyikapi berbagai kehidupan sosial bagi mereka yang tidak terjamah.

Hal tersebut diungkapkannya ketika Pemuda Katolik Komisariat Cabang Sikka menyambangi sekretariat Puspas Keuskupan Maumere, Sabtu (12/8/2017) untuk menyampaikan program kerja kepengurusan periode 2017-2020.

Ia menambahkan, sebagai organisasi yang mempunyai spirit “Pro Ecclesia et Patria” harus dengan kesungguhan iman untuk memperjuangkan ketimpangan sosial yang terjadi di tengah masyarakat.

“Jadilah organisasi yang melayani untuk memperjuangkan disparitas di tengah kehidupan masyarakat tanpa membedakan status sosialnya. Dalam memperjuangkan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat, Pemuda Katolik harus berpegang teguh pada cinta kasih dan selaras dengan ajaran gereja,” tambahnya.

Andy Pio

Ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kabupaten Sikka Andy Pio mengatakan, selain menyampaikan hasil rapat kerja pengurus 2017-2020, pihaknya juga meminta masukan serta dukungan dari Puspas Keuskupan Maumere agar kerja organisasi kedepan dapat berjalan dengan baik dan sukses.

“Sejatinya, dengan masukan dari pihak gereja, organisasi ini dapat mengetahui secara utuh yang mesti dilakukan untuk gereja dan harus dibaktikan untuk tanah air,” ujar kepala seksi perencanaan dan pengedalian cipta karya pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Sikka ini.

Baca Juga :  Jefri Pelt bicara soal Dana Panwaslu Rp. 500 Juta

< 1 2>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button