Home / News NTT / Kabupaten Sikka jadi tempat studi 42 pakar tsunami dari 16 negara

Kabupaten Sikka jadi tempat studi 42 pakar tsunami dari 16 negara

foto: angga lispro/moral-politik.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL POLITIK : Kabupaten Sikka pernah ditimpa gempa bumi tektonik dan gelompang pasang tsunami berkekuatan 6,5 skala richter pada 12/12/1992 yang lalu.

Kaitan dengan peristiwa bencana yang memilukan tersebut, sebanyak 16 negara mengirimkan pakar tsunami datang ke Kabupaten Sikka untuk melakukan penelitian pusat bencana tsunami yang terletak di Pulau Besar.

Sebelum melakukan penelitian, peserta Internasional Tsunami Simposium ini bertemu dengan Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera, Kamis (24/8/2017) di aula Kantor Bupati Sikka, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok Timur , Kabupaten Sikka.

Ketua rombongan Internasional Tsunami Simposium, Abdul Muhari mengatakan, sebelum ke Kabupaten Sikka para peserta yang berjumlah 136 orang melakukan kegiatan seminar di Bali.

Sebenarnya, katanya, 136 orang ini juga ingin ke Kabupaten Sikka tetapi kita sebagai panitia takut kerepotan sehingga untuk gelombang pertama sekitar 42 orang yang diberangkatkan ke Kabupaten Sikka.

“Peserta yang diberangkatkan ke Kabupaten Sikka sebanyak 42 orang yang terdiri dari 16 negara. Mereka yang datang kesini merupakan pakar dunia tentang tsunami dan akan melakukan penelitian stunami di Kabupten Sikka,” tegasnya.

Abdul Muhari menambahkan, Internasional Tsunami Simposium sudah ada sejak tahun 1968. Organisasi ini selalu keliling dunia dan melakukan penelitian bagi negara yang mengalami bencana tsunami. Para peserta ini berada di Maumere selama tiga hari dan melakukan rute field-trip.

Ia juga tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sikka dan masyarakatnya yang telah menerima mereka dengan baik.

 

Penulis: Angga Lispro

 

 

Baca Juga :  DPRD Kota Kupang soroti semrawutnya papan reklame

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button