Home / News NTT / Kadis Wijana klaim pengobatan berbasis e-KTP capai Rp 6,7 Miliar

Kadis Wijana klaim pengobatan berbasis e-KTP capai Rp 6,7 Miliar

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang Ari Wijana (kanan). foto: tribunnews.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL POLITIK : Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang Ary Wijana ungkap biaya pelayanan kesehatan dari Rumah Sakit dan Puskesmas yang menerima pasien dengan menggunaka e-KTP yang sudah dibayarkannya, terhitung sejak Januari hingga Juni 2017 sebesar Rp. 6,7 miliar.

“Hingga bulan Juni kemarin, kami sudah membayar klaim sebesar Rp. 6,7 miliar. Klaim itu berasal dari rumah sakit pemerintah seperti RSU Prof Dr WZ Johannes Kupang, RSUD. S.K. Lerik, dan Puskesmas yang dipercayakan pemerintah Kota Kupang melayani pasien yang membawa e-KTP domisli di Kota Kupang,” tambahnya kepada wartawan di Kota Kupang, Kamis (31/8/2017).

Menurut Ary, secara keseluruhan dana yang disiapkan pemerintah Kota Kupang untuk program jaminan kesehatan berbasis e-KTP sebesar Rp. 18 miliar. Jumlah dana tersebut disiapkan untuk membayar klaim pelayanan kesehatan selama setahun penuh.

Dijelaskannya, dengan tersisa waktu selama empat bulan kedepan, sangat diharapakna dana yang disiapkan bisa membayar semua klaim dari masing-masing rumah sakit dan puskesmas.

“Yang jelas anggaran yang kami siapkan jumlahnya seperti itu. Kita berharap dana tersebut bisa meng-cover seluruh klaim,” katanya.

Ketika disinggung sudah berapa banyak pasien yang memanfaatkan program kesehatan berbasis e-KTP, Ary mengaku tidak mengetahui jumlah yang jelas. Namun yang pasti, jumlahnya sidah mencapai ribuan pasien.

“Kalau soal data saya tidak hafal rincinya. Tapi yang pasti sudah ribuan, baik itu yang mendapat pelayanan di RSU Prof Dr WZ Johannes Kupang, RSUD, S.K. Lerik, dan semua puskesmas yang berada di Kota Kupang,” pungkas dia.

 

Penulis: Nyongki
Baca Juga :  Kisah Sedih Kapal Australia terbakar di Maumere...

Komentar Anda?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button