Home / Opini / Ketika Megawati keceplosan panggil Jokowi ‘Dik’…

Ketika Megawati keceplosan panggil Jokowi ‘Dik’…

Ketua Dewan Pengarah UKP-PIP Megawati Soekarnoputri memperagakan salam Pancasila ala proklamator Bung Karno di depan 500an mahasiswa peserta penguatan pendidikan Pancasila di halaman Istana Presiden Bogor, Jawa Barat, Sabtu (12/8/2017).(Fabian Januarius Kuwado)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL POLITIK : Ketua Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Megawati Soekarnoputri keceplosan memanggil Presiden Joko Widodo dengan sebutan “Dik”.

Peristiwa yang terjadi saat Megawati berpidato di depan 503 perwakilan mahasiswa se-Indonesia itu kontan mengundang tawa mereka yang hadir di Istana Bogor.

Para mahasiswa itu berkumpul di Bogor untuk mengikuti program penguatan pendidikan, Sabtu (12/8/2017), yang juga dihadiri Presiden Jokowi.

Awalnya, Megawati sedang berbicara mengenai Jokowi yang dituduh sebagai pemimpin diktator yang langsung dia bantah.

Megawati kemudian memberikan contoh saat Jokowi menjabat sebagai Wali Kota Solo yang diambil selalu memperhatikan aspirasi rakyat saat membuat kebijakan.

Hal tersebut, lanjut Megawati, sama sekali tidak mencerminkan ciri kepemimpinan seorang diktator.

“Pak Jokowi waktu masih jadi wali kota, ada bedol desa. Saya ngikuti lho. Ada kayaknya ngasih makan orang 57 kali. Bolak balik, bolak balik. Sampai saya saja yang ngikuti bilang, Dik opo ndak bosen-bosen toh yo?” kenang Megawati.

“Pak Jokowi bilang, yo namanya juga rembuk Bu. (Saya bilang) aduh kok sabar tenan, yo wes,” lanjut dia.

Namun, kebijakan Jokowi tersebut terbukti ampuh. Masyarakat akhirnya luluh hati dan bersedia agar rumahnya dibongkar dan menempati rumah baru yang disediakan oleh pemerintahan Jokowi kala itu.

“Tapi terbukti betul. Digotong-gotong orangnya, rumahnya itu dibuka-buka lalu dipindahkan,” lanjut Mega.

Baca Juga :  Menjelajah Merauke, menemukan kebahagiaan yang sederhana

< 1 2 3>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button