Home / News NTT / “Kontroversi” tuntutan JPU terhadap Mantan Sekda TTS

“Kontroversi” tuntutan JPU terhadap Mantan Sekda TTS

foto: semard dju/moral-politik.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL POLITIK : Setelah melalui perjalanan panjang akhirnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari TTS menuntut mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) Nusa Tenggara Timur (NTT), Salmun Tabun hukuman 1,5 tahun bui, denda Rp. 50 juta, subsider 3 bulan kurangan penjara.

Pantauan langsung moral-politik.com, jalannya sidang di pimpin oleh Ketua Majelis Edi Pramono, JPU Doglas Riwu, sedangkan terdakwa Salmun Tabun di dampingi oleh tim kuasa hukumnya Alex Fernades, dan Mel Daomanu.

Jaksa menyatakan, terdakwa Salmun Tabun telah terbukti secara sah melakukan tindak pidana korupsi dana konsumsi saat pelantikan bupati dan wakil bupati periode 2014-2019 dengan kerugian negara Rp. 37 juta lebih.

“Terdakwa telah terbukti secara sah melakukan tindak pidana korupsi sesuai dakwaanya di persidangan sehingga JPU menuntut terdakwa Salmun Tabun 1,5 tahun penjara,” tegasnya.

Atas perbuatannya, terdakwa dikenakan ancaman hukuman junto pasal 3 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi Nomor 31 Tahun 1999, yang telah diubah menjadi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi.

Kuasa Hukum

Tim kuasa hukum terdakwa Mel Daomanu membantah tuntutan JPU. “Kita mengapresiasi dengan tuntutan jaksa karena tidak sesuai dengan fakta persidangan, sedangkan kwitansi saat itu ada, tetapi jaksa tidak sampaikan ke BPK sehingga itu menjadi temuan BPK ada kerugian negara,” kata Mel tegas.

Padahal menurut Mel, sebelumnya sudah disita oleh penyidik tetapi justru tidak diberikan kepada BPK sehingga itu BPK menemukan itu yang menjadi kerugian negara.

Hal itu terbukti, tambahnya, ketika saksi Robert Selan memberikan keterangan di persidangan, menerangkan bahwa bukti kwitansi pengadaan snek pelantikan bupati dan wakil bupati periode 2014-2019 itu sudah di sita oleh Penyidik Kejaksaan Negeri TTS, yang adalah oknum Nelson Tahik, berdasarkan bukti tanda terima dari saksi Selan kepada penyidik Nelson Tahik.

Baca Juga :  Dinyatakan Lulus UN, Siswa 2 SMA Ini Berpesta Miras lalu Diringkus Polisi
Penulis: Semard Dju

Pencarian Terkait:

  • mantan sekda tts
  • sidang tuntutan salmun tabun

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button