Home / News NTT / Menggali mimpi Bupati Willybrodus Lay manfaatkan PLBN Motaain

Menggali mimpi Bupati Willybrodus Lay manfaatkan PLBN Motaain

Bupati Belu Willybrodus Lay di ruang kerjanya, Atambua, Rabu (23/8/2017) pukul 11.00 WITA. (foto: v.j.boekan)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL POLITIK : Bupati Belu Willybrodus Lay mengakui bahwa Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain di Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Rabu (28/12/2016) adalah pos termegah di Indonesia.

Sangking megahnya Bupati Lay perlu memikirkan strategi jitu agar PLBN tersebut bisa mempunyai nilai lebih terhadap pemerintah kabupaten dan masyarakat Belu yang dipimpinnya itu.

Ditemui di ruang kerjanya, Kantor Bupati Belu, Atambua, Rabu (23/8/2017) pukul 11.00 WITA dirinya mengakui PLBN yang berada di bibir daeranhnya itu adalah salah satu PLBN termegah di Indonesia.

Oleh sebab itu ia perlu memikirkan dan atau mencari strategi jitu untuk bagaimana menangkap peluang PLBN dimaksud untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Bahkan ketika ditanyakan perihal apakah ia akan membangun Pasar Tradisional agar masyarakatnya bisa berusaha untuk menangkap peluang arus masuk keluarnya warga Timor Leste, dirinya berkilah bahwa kita membangun Pasar Tradisional untuk kepentingan warga Belu bukan untuk warga Timor Leste.

“Kita membangun pasar untuk kepentingan masyarakat Motaaian. Dalam perkembangan, pasar ini harus tumbuh dan ramai. Kalau dia sudah tumbuh otomatis akan menarik orang datang untuk berbelanja. Jadi kalau kita sekarang bangun pasar di perbatasan tidak ada manusianya siapa yang mau datang berbelanja di sana?” katanya menggugat nalar.

Bupati Lay mengakui dirinya inginkan adalah memberdayakan masyarakat yang berada di pesisir pantai Motaain. Kita bangun masyarakatnya dengan kegiatan-kegiatan yang meningkatkan ekonomi masyarakat.

Menurut sosok yang juga Ketua Partai Demokrat Kabupaten Belu ini, contoh yang ia telah lakukan adalah mengupayakan usaha budi daya Kepiting Bakau. Sebab ada belasan kilometer di sepanjang pantai Motaain  terbentang Hutan Bakau.

Baca Juga :  DI Malaka dan Lembor ikut lomba tingkat Nasional 2017

< 1 2>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button