Home / News NTT / Mimpi Bupati Lay perluas ‘Bandara Atambua’ menjadi 2.000 meter

Mimpi Bupati Lay perluas ‘Bandara Atambua’ menjadi 2.000 meter

Bupati Belu Willybrodus Lay di ruang kerjanya, Atambua, Rabu (23/8/2017) sekitar pukul 11.00 WITA. (foto: v.j.boekan)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL POLITIK : Kabupaten Belu atau yang tenar dicandai sebagai “kabupaten batas”, lantaran posisinya berbatasan langsung dengan Republik Demokratik Timor Leste (RDTL), memiliki sebuah Bandar Udara (Bandara).

Oleh masyarakat setempat, Bandara ini lebih familiar disebut sebagai Bandara Haliwen – nama awalnya – letaknya di daerah bernama Haliwen.

Seiring dengan berputarnya roda waktu, setelah perluasan, dibangun terminal dan disediakan fasilitas lainnya, dan alasan sejarah, Bandara Haliwen disesuaikan namanya menjadi Bandara A.A. Bere Tallo.

Peristiwa bersejarah tentang perubahan nama Bandara tersebut terjadi pada Sabtu (21/9/2013) petang yang dilakukan oleh Bupati Belu Joachim Lopez.

Melansir lintasntt.com, ketika peresmian nama tersebut, Bupati Belu Joachim Lopez mengatakan, pembukaan bandara A.A. Bere Tallo diharapkan bisa menjadi pintu masuk dan pembuka isolasi transportasi di wilayah batas negara ini.

 

Foto: Google.com

 

Dengan begitu, lanjut Joachim, akan memberikan peluang bagi pelaksanaan pembangunan daerah dan masyarakat, untuk kesejahteraannya.

Menurut dia, bandara A.A. Bere Tallo akan juga menjadi salah satu alternatif bagi warga negara Timor Leste yang hendak memanfaatkan jasa penerbangan, karena lebih dekat.

“Kita berharap bandara ini bisa jadi bandara yang lebih representatif,” kata Joachim.

Merujuk pada pernyataan mantan Bupati Belu Joachim Lopez, dengan perubahan nama Bandara dan perluasan landasan pacu menjadi 1.600 meter disertai dengan pembangunan terminal yang cukup representatif, tak mengherankan jika ada perubahan keinginan masyarakat jika ingin bepergian ke Kabupaten Belu.

Pencarian Terkait:

  • berita terkait bandara a a bere tallo
Baca Juga :  Rumah Sakit SK. Lerik harus samai milik swasta

< 1 2 3 4>

Komentar Anda?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button