Home / Opini / Opini: ASKAB PSSI Sikka, masih meratap atau siap menatap??

Opini: ASKAB PSSI Sikka, masih meratap atau siap menatap??

Yoseph Nong Soni. (foto: angga lispro/moral-politik.com)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Oleh : Yoseph Nong Soni*)

 

 

MORAL POLITIK : Hajatan El Tari Memorial Cup 2017 di Kabupaten Ende telah usai. Walau penuh kontroversi tapi itulah sepak bola, selalu saja ada drama.

Kabupaten Ende berhasil menjadi juara El Tari Memorial Cup 2017 setelah berhasil mengalakan Kabupaten Ngada.

Kabupaten Sikka yang pernah menjuarai El Tari Memorial Cup 2015 atau sebagai juara bertahan di bawah kendali Agustinus Boy Satrio selaku Ketua ASKAB PSSI sekaligus merangkap sebagai manejer tim Persami, angkat koper di babak penyisihan, tanpa satu poin pun yang dibawa dari Kabupaten Ende sebagai oleh-oleh untuk masyarakat Kabupaten Sikka.

Diskusi pun ramai di media maya, namun tidak ada tindak lanjut di dunia nyata. Berbagai macam alasan dari setiap pecinta sepak bola dan hampir semua menyalahkan supporter Kabupaten Ende yang dianggap tidak ramah dan tidak beretika sebagai tuan rumah.

Mungkin alasan itu ada benarnya, karena toh Persami bisa terbang seperti elang pada juara El Tari Memorial Cup 2015. Karena saat itu Kabupaten Sikka sebagai tuan rumah, tetapi ketika daerah lain menjadi tuan rumah, spontan tim Persami menjelma seperti bebek yang punya mimpi besar untuk terbang seperti elang.

Ketika bermain di kandang sendiri tim kebanggaan masyarakat Kabupeten Sikka, Persami melahap lawan-lawannya seperti macan yang lapar, tetapi ketika bermain di kandang orang lain (tandang), Persami mendadak menjelma seperti macan ompong yang tinggal gusi.

Apapun alasannya, hasil akhir sudah diraih. Kabupaten Sikka harus terima kenyataan bahwa upaya yang sudah dilakukan maksimal dengan dukungan dana yang sangat besar tapi nasib malang tidak bisa ditepis.

Kondisi ini harus menjadi pelajaran untuk berbenah total agar nasib buruk ini tidak terulang dan harapan untuk berprestasi hingga ke level yang lebih tinggi tidak sekedar bagai mimpi disiang bolong.

Baca Juga :  Opini: Cabut Subsidi Listrik, Pemerintah ambil uang rakyat nyaris miskin

< 1 2>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button