Home / News NTT / Pemkot Kupang evaluasi guru penerima tunjangan sertifikasi

Pemkot Kupang evaluasi guru penerima tunjangan sertifikasi

Walikota Kupang Jefirstson Riwu Kore melakukan Inspeksi Mendadak di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kupang, Rabu (30/8/ 2017), mendapati 3 alat perekaman KTP Elektronik (e-KTP) yang rusak. Walikota meminta Dispendukcapil segera membedahi dan memperbaiki sistem. (foto: ayananews.com)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL POLITIK : Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang akan mengevaluasi semua guru penerima Tunjangan Sertifikasi Guru di Kota Kupang.

Hal tersebut disebabkan banyak guru yang hanya mengejar jam mengajar tapi pola pembelajaran masih konvesional, dan tidak inovatif sehingga mutu pendidikan belum mengalami perkembangan.

Mindset harus berubah, bahwa sudah saatnya menjadikan kita sebagai guru yang membawa agen perubahan, tidak hanya melakukan transformasi ilmu, tapi kita harus inovatif, sehingga mutu pendidikan kita terus berkembang,” kata  Walikota Kupang Jefirstson Riwu Kore melalui Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang Filmon Lulupoi kepada wartawan di Kota Kupang, Rabu (30/8/2017).

Menurutnya, para guru harus menanamkan komitmen mutu pendidikan bahwa kita harus melakukan perubahan, baik perubahan dalam pembelajaran, Komunikasi, penilaian.

“Dibeberapa kelompok guru saya sudah sampaikan bahwa kita harus berubah dari metode konvesional, dengan metode yang lebih baik untuk mengembangkan pendidikan,” ujarnya

Selain itu, dinas juga mewajibkan kepada guru penerima sertifikasi, harus mempunyai laptop, sebab dengan mempunyai laptop guru bisa memanfaatkannya untuk menggali berbagai macam pola pembelajaran yang baik lewat internet, sehingga bisa diterapkan disekolah masing-masing.

“Jaman terus berubah, dan metode pembelajaran juga harus berubah. Kita jangan hanya terpaku pada gaya yang lama dan membuat kita semakin tertinggal dengan daerah lain,” tambahnya.

Guru-guru di tempat lain, pungkas dia, sudah mentransformasi ilmu mengajar yang moderen dan menerapkan pada anak didiknya. Kita di Kota Kupang jangan mau ketinggalan.

 

Penulis : Nyongki Mauleti

 

Baca Juga :  Strategi Pemkot Kupang hadapi ASN Pensiun di Tahun 2017

Komentar Anda?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button