Home / News NTT / PPK Willy: ‘Progress’ Jembatan Bokong capai 79 persen

PPK Willy: ‘Progress’ Jembatan Bokong capai 79 persen

Willy. (foto: nyongki/moral-politik.com)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL POLITIK : Jembatan Bokong di Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang yang berfungsi menghubungkan beberapa Kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dan negara Timor Leste sudah mulai dikerjakan.

“Hingga awal Agustus 2017 ini, ‘progress’ atau kemajuan fisik Jembatan Bokong sudah mencapai 79 persen,” kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan dan Jembatan Wilayah 3, Balai Jalan dan Jembatan Wilayah IX Nusa Tenggara, Willy kepada moral-politik.com, di ruang kerjanya, Jumat (4/8/2017).

Willy mengatakan, proyek pekerjaan jembatan tersebut dikerjakan oleh PT. Timor Pembangunan dengan nilai kontrak sebesar Rp. 3.984.654.000. Namun dalam pekerjaan sesuai kalender kerja, pekerjaan jembatan tersebut seharusnya sudah rampung pada 3 Agustus 2017, kemarin.

Atas keterlambatan tersebut pihak kontraktor mengajukan perpanjangan waktu pekerjaan (ademdum) selama 45 hari, karena pada awal pekerjaan, cuaca sangat buruk dan pekerjaan mengalami hambatan.

Atas permintaan adendum dari pihak PT. Timor Pembangunan, pihak Balai sudah merestuinya namun permintaan 45 hari dikurangi hanya 30 hari saja.

“Pihak Balai sudah merespon permintaan adendum, tapi permintaan selama 45 hari ditolak dan diperpendek menjadi 30 hari saja,” kata Willy.

Willy mengaku, dengan tambahan selama 30 hari maka pekerjaan jembatan Bokong sudah harus rampung pada awal September 2017.

Ia menambahkan, panjang jembatan yang dibangun sepanjang 15 meter, dan lebar secara keseluruhan 10 meter.

Penulis: Nyongki
Baca Juga :  Pemkot Kupang segera kembangkan Pasar Oebobo & Pasar Oeba

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button