Home / Populer / Terdakwa Korupsi Patung Yesus: Luhut Panjaitan ubah ‘spec’…

Terdakwa Korupsi Patung Yesus: Luhut Panjaitan ubah ‘spec’…

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL POLITIK : Murni Alan Sinaga, satu dari dua terdakwa korupsi pembangunan Patung Yesus di perbukitan Siatasbarita, Tapanuli menyebut ada pihak lain yang menikmati kerugian negara pada proyek tahun anggaran (TA) 2013 senilai Rp. 6,1 miliar ini.

Menurur Murni Alan, Luhut L Panjaitan rekanan yang menyediakan kerangka Patung Yesus patut diminta pertanggungjawaban serta dibebankan mengembalikan kerugian negara.

Pekerjaan pembuatan kerangka patung, Murni Alan melakukan sub kontrak kepada Luhut Panjaitan dengan perjanjian di notaris bahwa bahan dasarnya kerangka patung murni terbuat dari tembaga ukuran 2 mm.

“Ternyata yang dikirim Luhut Panjaitan adalah tembaga dan tidak saya pasang lantaran tidak sesuai dengan bestek. Akibatnya, pekerjaan terkendala dan tidak selesai. Akhirnya PPK (terdakwa Sondang Pane) memutus kontrak,” kata Murni Alan di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (1/8/2017).

Dan hasil perhitungan konsultan pengawas dan audit BPK adalah 55,88 persen dengan dana kurang lebih Rp 3,4 miliar.

“Sedangkan uang yang saya terima Rp 2.742.000.000. Menurut perhitungan PPK/konsultan saya masih punya tagihan di Pemkab Taput Rp 390 juta lagi dan denda keterlambatan saya bayar sebesar Rp 308 juta,” ujar Murni Alan.

Sewaktu pemeriksaan di Polres Taput, Murni Alan menguraikan pernyataan pengeluarannya serta alat dan bukti-bukti sebesar Rp 4 miliar. Sedangkan, uang yang diterima hanya Rp 2.742.000.000.

“Berarti saya masih punya tagihan di Pemkab Taput kurang lebih Rp 1.250.000.000. Menurut hasil audit BPKP pekerjaan dianggap total loss, maka atas petunjuk jaksa saya disarankan mengembalikan kerugian negara Rp 2.742.000.000,” sebutnya.

Baca Juga :  "KPK pastikan tempuh proses hukum lebih lanjut"

< 1 2>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button