Home / News NTT / Uskup Turang: Setiap orang Katolik harus menjadi pakar dalam kemanusiaan

Uskup Turang: Setiap orang Katolik harus menjadi pakar dalam kemanusiaan

Uskup Agung Kupang Mgr. Petrus Turang. (foto: v.j.boekan)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL POLITIK : Uskup Agung Kupang Mgr. Petrus Turang menghentak ribuan umat di gereja yang dipimpinnya pada Minggu (13/8/2017) pukul 09.30-11.00 WITA.

Misa kali ini tercatat sebagai lain dari yang lain, karena selain merayakan Hari Raya Santa Perawan Maria diangkat ke Surga, ada juga acara penutupan sejumlah rangkaian Rapat Pimpinan Rumah Sakit Anggota Persatuan Karya Dharma Kesehatan Indonesia (PERDHAKI) Tahun 2017.

Pada awal misa, Uskup Turang mengawali doanya dengan berkata Allah Bapa yang Mahakuasa dan kekal, Engkau telah mengangkat Bunda Putra-Mu, Santa Perawan Maria yang tidak bernoda, dengan jiwa dan raganya ke dalam kemuliaan surga. Engkau juga telah mempertemukan para Pelayan Kesehatan, dalam kegiatan Rapat Pimpinan Rumah Sakit Anggota PERDHAKI. Kami mohon dengan rendah hati, semoga hati dan budi kami selalu terarah kepada-Mu, agar kami pun pantas menikmati kemuliaan, yang telah Kau berikan kepadanya….

Misa yang menghadirkan puluhan orang anggota PERDHAKI dan seribu lebih umat di Paroki Katedral Kristus Raja Kupang ini, ditandai dengan bacaan dari Kitab Wahyu (Why 11:19a;12:1.3-6a.10ab), sedangkan bacaan dari Surat Pertama Rasul Paulus kepada jemaat di Korintus (1Kor. 15:20-26).

Adapun Bacaan Injil diambil dari Lukas 1:39-56.

Pada awal homili (khotbah) Mgr. Turang mengajak umatnya untuk merenungkan bahwa hubungan yang rusak antara Tuhan dengan manusia adalah kenyataan dan pengalaman berharga. Hal itu menunjukkan betapa kehidupan kita itu bergejolak dalam membangun kehidupan atau kematian.

Pengalaman hidup mengungkapkan keadaan, katanya, mungkin yang boleh kita sebut dengan krisis ini dengan gamblang dalam berbagai bentuk yang mengagumkan seperti kemajuan teknologi yang mencengangkan seperti akselerasi komunikasi dewasa ini yang membingungkan, seperti kesenjangan sosial dan kemiskinan, dan situasi mencemaskan seperti korupsi, penyakit, lapangan kerja, dan bahkan menakutkan seperti kekerasan, terorisme dan lain sebagainya. Itu merupakan bagian dari perkabungan yang masih ada dalam perjalanan hidup manusia.

Baca Juga :  DPD BaraJP laporkan FPI ke Polda NTT

< 1 2 3 4 5 6 7>

Komentar Anda?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button