Home / Pena_VJB / Walikota Jefri beberkan ‘Revolusi Pendidikan’, mulai dari Bahasa Inggris

Walikota Jefri beberkan ‘Revolusi Pendidikan’, mulai dari Bahasa Inggris

Walikota Kupang Jesfritson Riwu Kore dan Wakil Walikota Kupang Hermanus Man. (foto: seputar-ntt.com.moral-politik.com)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL POLITIK : Walikota Kupang Jefritson Riwu Kore (Jefri), inginkan sekolah di Kota Kupang, khususnya tingkat SD, sudah menerapkan pelajaran Bahasa Inggris sejak dini.

Menurut Walikota Jefri, Bahasa Inggris adalah bahasa yang digunakan secara internasional. Sehingga jika ingin berwawasan dan berpengetahuan luas, Bahasa Inggris adalah sesuatu yang sangat penting untuk dipelajari.

“Bahasa Inggris memberi ruang gerak yang seluas-luasnya kepada kita untuk larut menjadi bagian dari komunitas global masyarakat dunia. Bahkan pada bidang-bidang tertentu Bahasa Inggris mutlak sangat diperlukan,” kata Walikota Jefri saat membuka kegiatan Halal Bihalal Guru SD dan Tenaga Pengajar di lingkup Kota Kupang di GOR Oepoi, Kota Kupang. Selasa (29/8/2017).

Menurutnya, pendidikan di Kota Kupang harus membutuhkan perubahan. Sekolah-sekolah harus terus didorong untuk menerapkan pola khusus belajar Bahasa Inggris.

Kedepannnya, lanjut Walikota Jefri, Guru-guru yang mempunyai kemampuan Bahasa Inggris diwajibkan membuka kelas khusus untuk mengajar Bahasa Ingris, tanpa pungutan biaya.

“Nanti, mungkin akan sedikit revolusi dalam pendidikan kita. Paksakan sekolah-sekolah berbahasa Ingris yang benar. Guru-guru yang potensi berbahasa Ingris akan dibuka kelas khusus untuk mengajar, tanpa pungutan biaya dari siswa,” ujarnya.

Jefri menguraikan, dasar dari kemajuan adalah pendidikan, ada peran besar para guru di baliknya. Namun, selama ini, kesejateraan para Guru terkesan diabaikan.

Oleh karena itu, tambahnya, selama lima tahun mendatang, dirinya akan berjuang untuk mewujudkan kesejateraan mereka, dengan mengalokasikan anggaran yang besar.

Walikota Jefri meminta, agar segala kekurangan, baik fasilitas maupun hal lainnnya yang belum maksimal dalam menunjang proses pendidikan di sekolah, segera komunikasikan ke dinas terkait agar sedapat mungkin diatasi. Pasalnya, fasilitas menjadi faktor penunjang terpenting dalam pendidikan, selain sumber daya manusia, termasuk pemberdayaan para guru.

Baca Juga :  Blusukan ke SMPN 2 Kupang, Walikota Jefri ungkap kesalnya

“Pendidikan adalah yang paling utama dari semuanya. Guru mempunyai tanggung jawab besar dan mulia dalam mendidik anak kita. Saya punya harapan besar pada pendidikan, untuk itu, kedepannnya, kita minta bersama DPR untuk memberikan anggran yang besar untuk pendidikan,” ujarnya.

< 1 2>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button