Home / News NTT / Alkisah kemajuan rencana pembangunan jembatan Selat Gonzalu

Alkisah kemajuan rencana pembangunan jembatan Selat Gonzalu

Kepala Dinas PU-PR Provinsi NTT Andreas W. Koreh. (foto: ist)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL POLITIK : Persoalan siapa yang akan mendanai pembangunan Jembatan Pancasila Palmerah dilengkapi dengan turbin listrik energi baru terbarukan di Kabupaten Flores Timur telah terpecahkan.

Usai pertemuan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan di kantornya, Selasa (12/9/2017), akhirnya menyepakati beberapa hal penting.

Gubernur Frans Lebu Raya melalui Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) Provinsi NTT Andreas W. Koreh di ruang kerjanya Kantor Gubernur NTT Pertama, Jl, Basuki Rachmat, Kelurahan Naikolan, Kota Kupang, Jumat (15/9/2017) pukul 12.30 WITA mengungkapkan banyak hal seputar kemajuan dari rencana pembangunan jembatan dan turbin listrik energi baru terbarukan di Selat Gonzalu, Kabupaten Flores Timur dimaksud.

Gubernur NTT Frans Lebu Raya bersua Menteri Jonan bersama Goris Mere, dan Mr. Latif CEO Tidal bv Indo. (foto: dok. dinas pu-pr ntt)

 

 

Berikut ini petikan wawancara dan jawabannya.

Sudah sejauh manakah pre-feasibility study dijalankan?

Kalau menurut jadwalnya sudah selesai pada Oktober 2017 mendatang, sekarang terus digenjot oleh konsultan yang bekompoten.

Usai pre-feasibility study tahapan apa lagi yang harus ditempuh?

Akan dimulai dengan feasibility study, detail engeneering disign, dan analisa dampak lingkungan (AMDAL).

Apakah tiga tahapan penting ini bisa selesai sebelum rencana peletakan batu pertama (ground breaking) pada 20 Desember 2017 mendatang?

Kita berupaya dan berharap semuanya sudah selesai sebelum HUT NTT ke-60 tanggal 20 Desember tersebut.

Baca Juga :  Mahasiswa PGRI NTT: Winston Rondo bergaya Pilatus

< 1 2 3>

Komentar Anda?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button