Home / News NTT / DPRD Kota Kupang kaget, rujab belum selesai sudah ditempati

DPRD Kota Kupang kaget, rujab belum selesai sudah ditempati

Kamilus G. Tokan. (foto: nyongki/moral-politik.com)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL POLITIK : Ada yang aneh di DPRD Kota Kupang saat memantau sejumlah proyek pekerjaan di Kota Kupang.

Komisi III DPRD Kota Kupang dikejutkan dengan sudah dutempatinya salah satu rumah dinas Pimpinan DPRD oleh salah satu Wakil Ketua DPRD Kota Kupang Kristian Baitanu.

Pasalnya, pekerjaan Rumah Jabatan (Rujab) belum rampung dikerjakan oleh pihak ketiga, tetapi sudah ditempati.

Wakil Ketua Komisi III Kamilus G. Tokan kepada wartawan, di ruang Komisi III DPRD Kota Kupang, Selasa (19/9/2017) mengaku heran dengan sudah ditempatinya rujab tersebut. Padahal belum rampung dikerjakan, dan kondisi rumah belum layak ditempati. Sedangkan rujab yang lama kondisinya lebih layak dibanding kondisi rupim baru saat ini.

“Saya heran rumah tersebut belum dilakukan Final Hand Over (FHO) dari pihak ketiga kepada Dinas Pekerjaan Umum selaku pemilik proyek, selain itu belum juga diserahkan kepada pemerintah Kota Kupang untuk dicatat sebagai aset daerah, tapi kenapa sudah ditempati? Ini yang menjadi pertanyaan besar bagi kami di Komisi III,” kata Tokan.

Tokan mengaku, dulu para pimpinan DPRD ngotot meninggalkan rumah jabatan yang lama. Karena mereka menilai rumah tersebut tidak layak lagi, meskipun rumah tersebut baru di rehab beberapa bulan sebelumnya. Akan tetapi kenapa mereka sekarang ngotot menempati rumah tersebut, padahal sesuai prosedur rumah tersebut belum bisa ditempati dan melihat kondisi fisiknya belum layak ditempati.

“Rumah tersebut belum ada pagarnya dan belum tertata dengan baik. Selain itu masih banyak material yang bertumpuk di lokasi. Jangan sampai para pimpinan hanya mengejar Biaya Operasional rumah jabatan yang sesuai PP baru dinaikan menjadi Rp. 17 juta untuk masing-masing pimpinan,” katanya.

Nithanael Pandie

Baca Juga :  Menggali mimpi Bupati Willybrodus Lay manfaatkan PLBN Motaain

Sementara itu, salah satu anggota Komisi III Nithanael Pandie juga menyesalkan sikap terburu-buru dari Wakil Ketua I yang menempati rujab tersebut. Menurutnya, rujab itu belum layak ditempati.

< 1 2>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button