Home / News NTT / Jembatan Pancasila Palmerah di Flotim, pucuk dinanti ulam pun tiba

Jembatan Pancasila Palmerah di Flotim, pucuk dinanti ulam pun tiba

foto: v.j. boekan

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL POLITIK : Tidaklah mudah memerjuangkan pembangunan Jembatan Pancasila Palmerah disertai turbin listrik energi baru terbarukan di Selat Gonzalu, Kabupaten Flores Timur (Flotim).

Lebih kurang dua tahun pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berpeluh keringat, tiada siang, apalagi malam. Mimpinya satu, NTT mesti punya jembatan yang lebih hebat dari Jembatan San Fransisco di Amerika Serikat.

Sisi lain dari hebatnya Jembatan Pancasila Palmerah adalah di bawah jembatan ada turbin listrik energi baru terbarukan yang digerakkan oleh dahsyatnya arus laut di Selat Gonzalu, lalu menjadi energi listrik.

Tahap pertama, energi listrik yang akan dihasilkan sebanyak 25 Megawatt (MW). Hal ini berarti bisa mencukupi kebutuhan listrik bagi enam kabupaten, sebab fakta kini, per kabupaten di Pulau Flores hanya membutuhkan arus listrik berkekuatan 4 MW.

Enam kabupaten yang beruntung tentu akan ditentukan oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebagai pengelola (manager) dari energi tersebut.

Dapat diistimasikan berdasarkan derajat kedekatan teritorial atau kewilayahan adalah Flotim, Lembata, Sikka, Ende, Ngada, dan Nagakeo.

Sementara tiga kabupaten di Manggarai Raya, yaitu Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur menanti tahapan berikutnya, karena hasil pre-feasibility study, arus laut di Selat Gonzalu bisa menghasilkan listrik sebesar 300 MW.

Dengan demikian, Kabupaten Alor, Sabu Raijua, Rote Ndao, tiga kabupaten di Sumba Raya, dan satu Kota Kupang serta lima kabupaten lainnya di Timor Raya bakal kebagian pada peningkatan kapasitas energi di dua tahun berikutnya, paska peluncuran (Lounching) dua tahun kemudian usai peletakan batu pertama (Ground Breaking) pada 20 Desember 2017 mendatang, bertepatan dengan HUT NTT ke-60.

Menuju Ground Breaking

Perjuangan paling mencekam adalah bagaimana menyatukan visi misi dari tiga intansi besar ini, mulai dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dan PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Baca Juga :  Turunkan Baliho FIRMAN, Oknum Satpol PP Kota Kupang Tinju Koster Gereja!

< 1 2 3 4>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button