Home / Populer / Jokowi tergiur cara ternak kambing dengan omset ratusan juta

Jokowi tergiur cara ternak kambing dengan omset ratusan juta

Presiden Joko Widodo saat melihat domba garut milik peternak yang ikut dalam Kontes Domba Garut dan Kambing Piala Kemerdekaan, di Kebun Raya Bogor, Sabtu (27/8/2016).(Kontributor Bogor, Ramdhan Triyadi Bempah)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL POLITIK : Presiden Joko Widodo bercerita sekitar akhir tahun lalu ia membeli lima ekor domba, tiga di antaranya betina dan dua jantan.

Sampai sekarang, domba yang ia pelihara telah beranak-pinak enam ekor domba. Total ia pun punya 11 domba.

Hal itu diutarakan Jokowi ketika hadir dan memberikan sambutan dalam acara Jambore Peternakan Nasional 2017 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (24/9/2017).

“Saya hitung-hitung dengan kalkulasi ekonomi, untungnya besar juga. Tapi saya baru pelihara domba, sapinya belum. Saya mau belajar belajar problemnya apa. Nanti saya beternak sapi,” kata Jokowi.

Jokowi mengakui, memelihara domba bukanlah perkara mudah. Karenanya, ia meminta saran bagaimana cara memelihara domba yang tepat dari 1.200 peternak hewan yang hadir dalam acara itu.

“Saya ngomong apa adanya, tidak gampang, tidak mudah. Oleh sebab itu saya akan minta bapak ibu dan saudara semua yang sudah beternak kambing dan sapi lebih dari 100 ekor tunjuk tangan,” kata Jokowi.

Jokowi pun akhirnya memamerkan domba yang ia pelihara. Domba itu dibawa ke atas panggung.

“Ya ini domba saya, kira-kira lumayan gemuk enggak kurus-kurus amat kayak saya. Ini bari lahir dua bulan lalu ya cukup lumayan gemuk,” katanya.

“Jadi silakan kalau ada yang mau kritik domba saya enggak apa-apa. Pak kurang gemuk cara gemukin seperti ini. Silakan, enggak apa-apa. Ya cukup bersih,” tambahnya.

Usai memamerkan dombanya, Jokowi pun langsung mempersilakan peserta Jambore yang bersedia berbagi kisah sukses beternak hewan untuk naik ke atas panggung.

“Silakan dikenalkan namanya pak,” kata Jokowi.

Baca Juga :  Setya Novanto: Pemerintah harus lebih serius urus pengiriman TKI/TKW

< 1 2 3 4>

Komentar Anda?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button