Home / News NTT / Kadis Andreas berharap Walikota Jefri bernyali merubah Kota Kupang

Kadis Andreas berharap Walikota Jefri bernyali merubah Kota Kupang

Dari kanan Kadis PU-PR NTT Andreas W. Koreh, Gubernur NTT Frans Lebu Raya, Sekretaris Dinas PU-PR NTT Johanis Toby. (foto: dok. dinas pu-pr ntt)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL POLITIK : Bukan saja warga masyarakat Kota Kupang yang berharap Walikota Jefritson Riwu Kore (Jefri) dan Wakil Walikota Hermanus Man (Heman) bernyali menata ulang Kota Kupang, tapi pejabat di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) juga tak mau ketinggalan kereta.

Hal tersebut sangat wajar, sebab Kota Kupang bukan sekedar sebagai Ibukota Provinsi NTT, tapi pusat dari semua kebijakan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan.

Hal mendasar lain yang dibebankan kepada Kota Kupang adalah sebagai miniatur mininya Provinsi NTT.

“Pemimpin Kota Kupang yang baru harus lebih berani melakukan perubahan, kendati kebijakan-kebijakannya tidak menarik untuk jangka pendek. Jangan takut nanti bisa dinilai yang negatif, itu resiko lumrah bagi seorang pemimpin yang perduli pada kemajuan daerah dan masyarakatnya sendiri,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Provinsi NTT Andreas W. Koreh ketika dimintai pandangannya di hadapan puluhan stafnya, dan sejumlah mitra kerjanya di Kantor Dinas PU-PR NTT, Kantor Gubernur NTT Pertama, Jl. Basuki Rahmad, Kota Kupang, Jumat (1/9/2017) pukul 11.30 WITA.

Kadis Andreas malah mencontohi langkah berani dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Kata dia, Presiden Jokowi sadar bahwa pupularitasnya bisa menurun, tapi dirinya tak ambil perduli, sebab apa yang dilakukannya demi keadilan sosial. Lama-lama rakyat terbiasa juga beli BBM dengan harga di atas Rp. 6 ribu.

“Begitupun dengan di Kota Kupang. Demi kebaikan penataan Kota dimulai dari mengatur ulang lalu lintas, penataan bangunan. Kita harus berani berbeda. Jangan karena takut nanti tidak terpilih lagi. Pilkada kan masih lima tahun, tidak apa-apa, masih banyak waktu untuk memberikan kesadaran demi kembalinya kepercayaan dari masyarakat”, tegas mantan Ketua KNPI NTT ini.

Baca Juga :  Satu Lagi Janji Jonas Salean: Tahun 2018 Warga Kota Kupang Berobat Gratis !

Ia malah kembali menegaskan, jika dirinya makan ini kesempatan baik untuk menata kembali Kota Kupang. Pilkada kan bukan mau dilaksanakan dalam satu dua tahun ini, tapi masih lima tahun lagi.

“Kalau sudah tertata baik, masyarakat dengan sendirinya akan mengatakan bahwa ternyata ini orang (Walikota Jefri, Red) baik sekali,” pungkas Kadis Andreas yang juga dipercaya sebagai Ketua Harian KONI NTT, dan Ketua Pengda IPSI NTT.

 

 

Penulis: V.J.Boekan.

 

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button