Home / News NTT / “Orang miskin dilarang mati”, tarif TPU Kota Kupang mencekik

“Orang miskin dilarang mati”, tarif TPU Kota Kupang mencekik

Ilustrasi uang rupiah. (foto: madiunpos.com)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL POLITIK : Tidak mudah hidup di Kota Kupang, apalagi jika mau menghembuskan nafas terakhir alias meninggal dunia.

Sebab warga Kota Kupang sudah beberapa tahun terakhir ini mengeluhkan tarif pemakaman di Tempat Pemakaman Umum (TPU).

Tarif pemakaman di TPU, khususnya di TPU Liliba dan TPU Fatukoa, sudah sangat mahal dan sangat memberatkan keluarga miskin di Kota Kupang.

Sepertinya ada peringatan (warning) kepada orang miskin agar “dilarang mati”.

“Tarif pemakaman di TPU Fatukoa sudah mencapai Rp. 6,5 juta sedangkan di TPU Liliba tarifnya Rp. 7.5 juta. Ini jumlah yang sangat besar, dan sangat memberatkan keluarga yang tidak mampu,” kata Warga Nunleu, Andy Pah kepada wartawan di Gedung DPRD Kota Kupang, Senin (18/9/2017).

Menurut Andy, saat ini pemerintah Kota Kupang sudah menetapkan perda tentang pemakaman dan pengabuan jenazah. Dalam perda tersebut sudah mengatur bahwa tidak boleh ada pemakaman di halaman rumah, karena sudah ada sanksi yang akan dikenakan bagi warga yang melanggarnya. Namun di satu sisi, biaya pemakaman yang sangat besar tentu menjadi pertimbangan sendiri bagi warga untuk memakamkan keluarganya yang meninggal di halaman rumah, ketimbang harus ke TPU dengan mengeluarkan biaya yang sangat besar.

“Biaya pemakaman yang sangat tinggi tentu kontra dengan keinginan pemerintah yang tidak mau warga Kota Kupang memakamkan keluarga di halaman rumah. Memang sudah ada perda, tapi warga juga memikirkan biaya besar yang harus mereka keluarkan jikalau memanfaatkan TPU,” katanya menambahkan.

Untuk itu, lanjut Andy, dirinya sanga mengharapkan pemerintah mau menertibkan biaya pemakaman yang sangat mahal, agar warga tidak lagi memakamkan keluarga mereka di rumah.

Baca Juga :  Heboh!! PNS Ini Daftar di PDIP untuk Rebut Posisi Wakil Wali Kota Kupang

< 1 2>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button