Home / Populer / Polisi temukan unsur pidana yang dilakukan Novel

Polisi temukan unsur pidana yang dilakukan Novel

Novel Baswedan memberikan keterangan pers usai menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (8/7/2015). Novel diperiksa terkait kasus dugaan penembakan pelaku pencurian sarang burung walet di Bengkulu pada 2004. (Liputa6.com/Yoppy Renato)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL POLITIK : Kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan naik ke tahap penyidikan.

Polisi mengaku telah menemukan unsur pidana pada kasus yang dilaporkan Direktur Penyidikan (Dirdik) KPK Brigjen Aris Budiman.

Novel dilaporkan ke Polda Metro Jaya berkaitan dengan konten email atau surat elektronik yang ia kirimkan ke Aris. Dalam surat itu, Novel meragukan integritas Aris sebagai Dirdik KPK. Dia juga menuding Aris sebagai Dirdik terburuk selama KPK berdiri.

Lalu kenapa Novel Baswedan bisa dijerat pasal pencemaran nama baik berdasarkan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)?

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menjelaskan, Novel tidak hanya mentransmisikan email tersebut kepada Aris. Namun Novel juga mengirimkan email itu kepada beberapa pegawai KPK lainnya.

“Yang email ditujukan pada pelapor dan cc (tembusan) kepada beberapa orang dan pegawai lingkungan KPK,” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Kamis (31/8/2017).

Karena itulah polisi menjerat Novel dengan pasal pencemaran nama baik. Polisi meningkatkan kasus tersebut ke tahap penyidikan lantaran telah menemukan unsur pidana dalam konten email yang dikirim Novel.

Baca Juga :  Kasus RS Sumber Waras Tetap Jalan Walau Pilkada, Begini Penegasan KPK

< 1 2>

Komentar Anda?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button