Home / Sastra / Puisi: Tuhan, bisakah dari 30 ke 100 tahun?

Puisi: Tuhan, bisakah dari 30 ke 100 tahun?

Kami. (foto: linbuk)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Oleh: V.J.Boekan *)

 

 

 

Tiada terasa waktu telah 30 tahun

Lima September kenangan itu dimeteraikan

Tuhan memertemukan

Memberkati

Mengiringi

Hidup dalam hitam putih

Pahit manis

 

Kau sangat istimewa

Dalam gelap aku tetap terang

Dalam risau aku dihibur

Dalam gosong kau tuntun

Dalam keterpurukan kau beri keyakinan

 

Tiada yang menyamaimu

Kalaupun ada tak sebanding

Buah-buah anggur serangkai tak pernah sama merah

Sama hijau

Begitu juga dengan besarnya

 

Keyakinanmu tentang kita

Takkan pernah berpisah

Dipisahkan

Jadi refleksi besar

Tiada duanya

 

Kau bahkan ingatkan tak ada yang bisa menyamai

Walaupun menurutku itu terbaik

Bagimu tiada yang putih merona

 

Terima kasih Tuhan

Kau sangat baik

Memberiku tiada banding

 

Pertanyaan “kenapa” pada hari ini

Tiba-tiba membuat kita melongo-longo

Malaikat hadir di rumah kita

Kenapa resah, gelisah

Semua ada hikmatnya

 

30 tahun tiba

Sebentar lagi menuju 31

Kau bilang seperti baru kemarin

Waktu berputar begitu cepat

Kalahkan badai di laut lepas

 

Tuhan?

Bisakah kami hidup dalam kebersatuan hingga 100 tahun?

 

Banyak hal yang ingin kami katakan

Lakukan

Dalam nama-Mu

Bersama-Mu

Untuk-Mu

Ini janji kami

Beri kami pertolongan beda….

 

 

*) Penulis seorang novelis, tinggal di Kota Kupang.

 

 

 

Baca Juga :  Puisi: Dua Larik Tujuh Kata Ala 'Lifespirit'

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button