Home / News NTT / Puluhan siswa SKO dilarikan ketiga rumah sakit

Puluhan siswa SKO dilarikan ketiga rumah sakit

Ilustrasi. (foto: rsuleonakupang.wordpress.com)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL POLITIK : Puluhan siswa Sekolah Keberbakatan Olahraga (SKO) Flobamora Kupang, Jumat (15/9/2017), dilarikan ke rumah Sakit Umum (RSU) Leona Kupang.

Dilarikanya puluhan siswa itu RSU Leona karena diduga keracunan makanan usai menyantap makan malam pada asrama sekolah tersebut.

Dewu, salah satu siswa yang menggeluti cabang olah raga atletik, yang ditemui di ruang IGD RSU Leona mengaku bahwa kejadian awalnya saat mereka usai menyantap makan malam yang disediakan pihak asrama pada sekolah tersebut, namun beberapa jam kemudian dirinya mulai merasakan sakit pada perutnya.

“Setelah kami usai menyantap makan malam bersama, semua teman yang ada di asrama, sekitar jam 3 subuh, perut saya sakit dan kepala mulai rasa pusing hingga muntah,” katanya.

Ia mengatakan, rasa tersebut terus berasa hingga pagi, sehingga kondisi tubuhnya mulai terasa lemas, dirinya memilih untuk tidak mengikuti kegiatan latihan pada pagi hari yang telah menjadi rutinitas bagi para siswa di sekolah tersebut.

Kondisi tubuh bukan saja terjadi pada dirinya sendiri, tetapi beberapa temannya juga mengalami kondisi serupa. Bahkan ada temannya yang sempat pingsan karena tubuhnya sangat lemas.

Melihat kondisi itu, beberapa temanya kemudian menyampaikan kepada para guru, sehingga dengan sigap para guru mengantar para siswa yang mengalami kondisi sakit serupa ke beberapa rumah sakit terdekat.

Sementara itu pihak rumah sakit Leona, yang dihubungi awak media ini terkait sakit yang dialami para siswa, mengaku bahwa dari hasil pemeriksaan yang intensif, diduga para siswa itu mengalami keracunan makanan.

“Dari hasil pemeriksaan terhadap para siswa di ruang IGD ada sebanyak delapan orang, dan hasil observasi sementara medis keracunan makanan,” kata Ida, salah satu perawat di RS Leona yang menangani para siswa.

Baca Juga :  Salmun Tabun ungkap dugaan Kejari Riwu sembunyikan alat bukti

Sementara itu, pihak sekolah lewat salah satu gurunya, Lamber Hurek mengaku bahwa ada puluhan siswanya yang mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap makanan.

< 1 2>

Komentar Anda?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button