Home / News NTT / Saksi Yehuwa berkembang pesat di Kabupaten Sikka

Saksi Yehuwa berkembang pesat di Kabupaten Sikka

Kepala Kantor Agama Kabupaten Sikka Petrus Fahik. (foto: angga lispro/moral-politik.com)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL POLITIK : Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sikka Petrus Fahik mengatakan, aktivitas yang dilakukan oleh Saksi-Saksi Yehuwa yang ada di Kabupaten Sikka diakui oleh negara.

Pasalnya, tertuang dalam Surat Keputusan Direktur Jendral Bimbingan Masyarakat Kristen, Departemen Agama Republik Indonesia Nomor F/KEP/HK.00.5/22/1103/2002.

Menurutnya, legalitas yang diberikan sesuai dengan dasar hukum yaitu UUD 1945 pasal 29 di mana negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduknya untuk memeluk ajaran agama yang diyakininya, atas pertimbangan Hak Asasi Manusia (HAM). Saat ini negara telah mengakui adanya 6 agama besar dan aliran -aliran kepercayaan untuk hidup secara berdampingan.

“Saksi-Saksi Yehuwa telah diakui dan bisa melakukan aktivitas keagamaan selama tidak bersifat intoleran, tidak mengganggu agama lain dan tidak menimbulkan konflik atau hal radikal lainnya,” tandasnya.

Lanjutnya, untuk wilayah NTT, Saksi Yehuwa sudah mengantongi Surat Tanda Lapor sejak 2015 lalu untuk mengadakan pelayanan keagamaan di wilayah Provinsi NTT. Selain itu, Saksi Yehova atau Saksi-Saksi Yehuwa merupakan salah satu denominasi Kristen yang telah diakui keberadaannya oleh negara.

Terkait adanya informasi bahwa Saksi-Saksi Yehova membujuk orang untuk masuk mengikuti Saksi-Saksi Yehova karena iming-iming ekonomi, menurutnya, pihak Kantor Agama belum mendapatkan laporan dari masyarakat terkait pola penyiaran agama seperti ini.

Kendati demikian, jika benar adanya maka hal itu tidak diperbolehkan karena penyiaran agama memiliki ketentuan seperti tidak memberikan iming-iming ekonomi dan melakukan penyiaran terhadap umat agama lain.

“Kalau praktek penyiaran dengan memberikan bantuan ekonomi itu salah, tetapi kami belum mendapatkan laporan dari masyarakat. Kalau ada penyimpangan seperti itu, masyarakat tolong sampaikan ke kami,“ ujar Petrus Fahik.

Dirinya justru berharap semua umat beragama bersatu untuk melawan terorisme dan radikalisme yang mengganggu peradaban bangsa saat ini.

Baca Juga :  Pilkada Kota Kupang: Gerindra pertimbangkan buka poros baru...

< 1 2>

Komentar Anda?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button