Home / News NTT / Soal kerusakan Jalan Provinsi di NTT dan penyelesaiannya

Soal kerusakan Jalan Provinsi di NTT dan penyelesaiannya

Kepala Dinas PU-PR NTT Andreas W. Koreh memberikan wejangan pada acara memperingati Idul Adha 1438 H/2017 di Kantor Gubernur NTT Pertama, Jalan Basuki Rahmad, Kota Kupang, Jumat (1/9/2017) pukul 10.50 WITA. (foto: nyongki/moral-politik.com)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL POLITIK : Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Andreas W. Koreh tak bisa berbuat lebih banyak lagi soal kerusakan jalan yang berstatus jalan Provinsi di NTT.

Terkait banyak pengeluhan dari beberapa Kabupaten dan Kota Kupang soal kerusakan jalan yang berstatus jalan Provinsi yang belum pernah terjamah perbaikannya, meskipun sudah mengalami kerusakan selam bertahun-tahun, Kadis Andreas mengaku bahwa keterbatasan anggaran menjadi penyebab utama perbaikan jalan di seluruh Kabupaten/Kota yang berada di NTT.

“Anggaran kita sangat terbatas, sehingga masih banyak jalan yang belum direhab,” katanya kepada Wartawan usai dilangsungkannya acara penyembelihan hewan kurban di halaman Kantor Dinas PU-PR NTT, Kantor Gubernur NTT Pertama, Jalan Basuki Rahmad, Kota Kupang, Jumat (1/9/2017) pukul 10.50 WITA.

Kadis Andreas menjelaskan, anggaran pemeliharaan jalan secara keseluruhan yang dialokasikan lewat APBD hanya untuk ruas jalan sepanjang 50 s/d 60 kilometer.

Baca Juga :  Yohana Lisapali dan Wilem Foni: Hari Pahlawan ke-71 harus sarat makna

< 1 2>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button