MORAL POLITIK : Pemerintah Kota Kupang berencana akan menjadikan lahan eks Restoran Teluk Kupang, di Jalan Timor Raya, Kelurahan Kelapa Lima, sebagai ruang publik.

“Saya akan membatalkan perjanjian antara Pemkot Kupang dan PT. Suba Suka Go yang telah ditandatangani Walikota sebelumnya. Selanjutnya, lahan ini akan dijadikan taman kota,” kata Walikota Kupang Jefritson Riwu Kore (Jeriko) kepada wartawan belum lama ini.

Kawasan ini, kata dia, harus dibebaskan. Kasihan masyarakat tidak punya lagi akses ke pantai, karena semua lahan sudah dijadikan restoran dan hotel.

Menurutnya, dalam waktu dekat Pemkot akan segera melakukan desain taman tersebut, sehingga menjadi tempat rekreasi bagi masyarakat Kota Kupang. Dan rencananya akan dihubungkan dengan lahan terbuka milik pemkot yang berada tepat di depan eks Restoran Teluk Kupang.

Lahan yang akan menjadi alun-alun kota ini, sambungnya, juga akan disulap menjadi ruang terbuka dan menjadi tempat rekreasi masyarakat Kota Kupang.

“Jadi nanti (akses) bisa lewat atas (fly pass) atau lewat bawah (under pass). Nanti kita rancang,” kata Walikota Jeriko.

Terkait pembatalan perjanjian kerja sama, Walikota Jeriko mengatakan, apapun resikonya ia akan membatalkan kerja sama tersebut. Bahkan, jika PT. Suba Suka Go menggugat Pemkot sekalipun.

“Kalau mau gugat silahkan. Tapi kita harus buat ini jadi ruang terbuka untuk masyarakat,” katanya.

 

 

 

Penulis: Nyongki

 

 

 

Baca Juga :  Felisberto Amaral: Kelurahan Namosain Penunggak Dana PEM Terbesar