Home / News NTT / Walikota Jeriko berang, Pungli mewabah ke SD dan SMP

Walikota Jeriko berang, Pungli mewabah ke SD dan SMP

Walikota Kupang Jefritson Riwu Kore melayat jenazah Wakil Bupati Malaka Daniel Asa, Senin (18/9/2017). foto: ist.

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAl POLITIK : Maraknya praktek pungutan liar (Pungli) di Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), mengundang perhatian dari Walikota Kupang Jefritson Riwu Kore (Jeriko).

Walikota Jeriko menegaskan bahwa untuk semua sekolah Negeri di Kota Kupang, baik itu tingkat SD maupun SMP tidak boleh melakukan pungutan apapun dari para siswa.

“Kalau ada pungutan kepada para siswa maka itu Pungutan Liar (Pungli) dan ada sanksi hukumnya,” kata Walikota Kupang Jeriko kepada wartawan di Kota Kupang, Jumat (22/9/2017) siang.

Menurutnya, ia sudah banyak mendapat pengaduan dari masyarakat, bahwa ada praktek-praktek pungli di sekolah oleh para Guru, sehingga dikeluarkannya penegasan bahwa tidak boleh ada pungli dalam bentuk apapun.

Walikota Jeriko yang juga Ketua Partai Demokrat Provinsi NTT ini menegaskan, sekolah dilarang melakukan pungutan, karena pemerintah pusat telah menyiapkan dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) untuk semua sekolah di Indonesia.

Oleh sebab itu, jelasnya, segala pungutan dilarang. Selain itu sekolah juga dilarang melakukan pungutan karena dana BOS bisa dicabut.

“Sekolah jangan coba-coba melakukan pungutan liar (pungli) dalam bentuk apapun terhadap siswa. Jika ketahuan, dana BOS untuk sekolah bisa dicabut dan oknum-oknumnya diberi sanksi tegas,” kata Jeriko.

Ia juga mengingatkan orang tua siswa, jika ada pungli di sekolah, bisa dilaporkan ke Dinas Pendidikan Kota Kupang.

 

 

 
Penulis: Nyongki

 

Baca Juga :  Dana Pilkada Dipangkas Sangat Besar, Begini Keluhan KPU Kota Kupang !!

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button