Home / News NTT / Walikota Jeriko dijempoli Komisi III soal tangani PT. Suba Suka Go

Walikota Jeriko dijempoli Komisi III soal tangani PT. Suba Suka Go

Walikota Kupang Jefritson Riwu Kore. (foto: nyongki/moral-politik.com)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL POLITIK: Pendekatan Walikota Kupang Jefri Riwu Kore (Jeriko) dengan PT. Suba Suka Go, dijempoli Komisi III DPRD Kota Kupang.

Komisi III memberikan apresiasi kepada Walikota Jeriko yang mampu melakukan pendekatan secara kekeluargaan dengan pihak PT. Suba Suka Go, sehingga pemilik PT. Suba Suka Go dengan legowo mau mengembalikan lahan eks Restoran Teluk Kupang seluas 5 ribu meter, yang telah dikontraknya dari pemerintah Kota Kupang beberapa waktu yang lalu.

“Ini langkah yang patut diberi apresiasi. Sebagai pemimpin daerah ini, belum paham betul atas apa yang harus dilakukan, sehingga banyak orang yang memprediksi bahwa polemik lahan tersebut akan berkelanjutan, tapi yang terjadi, semuanya berjalan dengan aman dan damai, sehingga saya memuji pendekatan yang dilakukan oleh Walikota Kupang Jefri Riwu Kore,” kata Anggota Komisi III DPRD Kota Kupang Nithanael Pandie kepada wartawan di Kota Kupang, Kamis (21/9/2017).

Menurutnya, apa yang dilakukan oleh Walikota harus menjadi contoh bagi semua aparatur pemerintah di Kota Kupang, sehingga ketika ada persoalan yang melibatkan pemerintah Kota Kupang dengan pihak lain, harus dilakukan pendekatan persuasif untuk mendapatkan kata sepakat, sehingga persoalan tidak meluas dan diselesaikan secara damai.

Tellendmark Daud

Selain Nithanael Pandie, apresiasi serupa disampaikan Sekertaris Komisi III Tellendmark Daud. Menurutnya, Walikota telah memberikan contoh yang baik, sehingga persoalan lahan Teluk Kupang yang diperkirakan akan menjadi polemik panjang berakhir damai, dan pihak PT. Suba Suka Go dengan legowo mau menyerahkan lahan yang dikontrakan.

“Saya senang dengan sikap Walikota yang mau melakukan pendekatan dengan baik. Sebenanrnya pihak PT. Suba Suka Go juga tidak salah karena proses penyewaan sudah sesuai aturan, tapi pendekatan yang dilakukan Walikota sangat bijaksana sehingga semuanya berjalan dengan baik,” katanya.

Baca Juga :  Jefri: Guru harus jadi teladan yang baik bagi murid

Tellend mengaku, sejak awal dirinya tidak setuju kalau pemerintah ngotot mengambil paksa lahan tersebut, karena pihak PT Suba Suka Go melakukan proses penyewaan lahan itu sudah sesuai aturan. Tetapi karena pemerintah melakukan pendekatan dengan baik dan ada kata sepakat dari kedua belah pihak, maka dirinya salut dengan apa yang dilakukan oleh pemerintah.

 

 

 

Penulis : Nyongki

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button