Home / News NTT / Walikota Jeriko ungkap strategi menepis “Medali Emas” Kota Terkorup

Walikota Jeriko ungkap strategi menepis “Medali Emas” Kota Terkorup

Walikota Kupang Jefritson Riwu Kore dan Wakil Walikota Hermanus Man. (foto: nyongki/moral-politik.com)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL POLITIK : Walikota Kupang Jefritson Riwu Kore (Jeriko) berniat untuk memerangi korupsi dalam internal Pemerintahan di Kota Kupang.

Niat tersebut mengemuka setelah hasil survey Majalah Transparansi menempatkan Kota Kupang di peringkat pertama sebagai Kota Terkorup dari 50 Kota di seluruh Indonesia.

“Ini peringkat yang memalukan, kami mendapat ‘Medali Emas’ karena menempati urutan pertama sebagai Kota Terkorup di seluruh indonesia,” kata Walikota Jeriko dalam sambutannya pada pembukaan Sekolah Anti Korupsi Angkatan VII. yang diselanggarakan Partai Demokrat bekerjasama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Hotel On The Rock, Senin (11/9/2017).

Walikota Jeriko mengatakan, untuk meminimalisir korupsi di Kota Kupang, dirinya sudah melakukan pemantauan aktifitas di Kelurahan dan Puskesmas, sebab di tempat-tempat itu sering terjadi pungli. Selain itu ia juga berencana melakukan reformasi pada tubuh birokrat, terutama pimpinan OPD.

“Sejak awal menjabat sebagai Walikota, saya sebenarnya ingin melakukan pergantian. Tetapi karena aturan belum membolehkan maka niat itu belum kesampaian, tapi setelah tenggang waktu enam bulan yang diberikan, sudah pasti saya akan melakukan reformasi birokrasi,” katanya.

Ia mengaku, dalam melakukan reformasi birokrasi, semua pejabat yang ditempati harus melewati fit and propertest, sehingga mereka yang dipilih benar-benar punya kemampuan mumpuni, terutama dapat bekerjasama untuk meminimalisir korupsi di Kota Kupang.

 

 

Penulis: Nyongki

 

 

 

Baca Juga :  Ray Fernandes dan Ny. Kristina Ziarah ke Makam Usif Pah Oenam

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button