Home / News NTT / Diduga gelapkan leges minuman beralkohol, DPRD: Pemkot Kupang telusuri !

Diduga gelapkan leges minuman beralkohol, DPRD: Pemkot Kupang telusuri !

Merry Salouw. (foto: akun facebook merry salouw/moral-politik.com)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL POLITIK : Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Kupang Merry Salouw meminta Pemkot Kupang menindak tegas oknum pengusaha yang tidak membeli leges minuman beralkohol.

“Walikota Kupang Jefri Riwu Kore juga perlu menindak oknum pejabat yang diketahui menyelewengkan pajak miras. Harus beri sanksi tegas atau tutup saja usaha minuman beralkohol yang nakal,” kata Merry kepada wartawan di Kota Kupang belum lama ini.

Ia juga menjelaskan, Pansus DPRD Kota Kupang sudah pernah turun langsung dan kedapatan miras yang tak berlabel. Alasan pemilik toko yakni setiap Sabtu dan hari libur lainnya kantor Dispenda libur sehingga tidak bisa membeli label.

“Saya kira ini perlu ditelusuri, kalau memang ada permainan, maka harus ditindak tegas,” ujar Merry lagi.

Anggota Komisi III DPRD Kota Kupang ini menambahkan, potensi pajak miras di Kota Kupang mencapai miliaran rupiah. Oleh karena itu, pemerintah tak boleh main-main. OPD yang menangani pajak mesti memaksimalkan pendapatan dari pajak miras.

“Kalau memang ada korupsi di situ, walikota tolong telusuri dan tindak tegas oknum yang bermain, karena daerah dirugikan miliaran rupiah,” tegas Merry.

Sebelumnya, pertengahan 2017 lalu, Panitia Khusus (Pansus) LKPJ melakukan sidak di sejumlah pub, bar, diskotik dan restoran. Terdapat puluhan dus miras jenis ber yang tak berlabel. Artinya, ada upaya penggelapan pajak.

Baca Juga :  Dimu dianggap paling layak jadi Gubernur NTT

< 1 2>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button