Home / News NTT / Ditjen PAUD dan DIKMAS ungkap Penguasaan Aksara Warga Kota Kupang

Ditjen PAUD dan DIKMAS ungkap Penguasaan Aksara Warga Kota Kupang

Theodora Ewalde Taek. (foto: twitter.com/taekewalde)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL POLITIK : Ditjen PAUD dan DIKMAS Kementerian Pendidikan melakukan pendataan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dari pendataan itu, Kota Kupang dinyatakan hampir bebas dari tuna aksara, dari 22 kabupaten/kota di seluruh NTT.

“Dari hasil kunjungan kerja kami Komisi IV DPRD Kota Kupang ke Ditjen PAUD dan DIKMAS Kementerian Pendidikan, sesuai penjelasan mereka bahwa Kota Kupang tidak masuk dalam sepuluh besar tuna aksara tertinggi tingkat kabupaten/kota di NTT,” kata Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Kupang Theodora Ewalde Taek saat dihubungi melalui telpon seluler, Rabu (11/10/2017).

Ewalda menambahkan, hasil pendataan kementerian pendidikan tentunya suatu hal yang luar biasa bagi pemerintah.

Namun dalam konsultasi, sambung dia, dengan Ditjem PAUD dan DIKMAS Kementerian Pendidikan soal program dan kegiatan penguatan kualitas pendidikan bagi masyarakat, hanya meminta agar perlu di dorong Pembangunan Kampung Literasi.

“Dalam dunia pendidikan saat diperlu suatu inovasi baru, guna dapat membuat masyarakat untuk tidak hanya bisa membiarkan anak-anak mereka terpaku dengan keadaan. Karena perkembangan zaman semakin hari semakin berbeda,” katanya.

Oleh karena itu, tambahnya, hasil konsultasi dengan Ditjen akan menjadi catatan penting guna mendorong pemerintah dalam hal Dinas Pendidikan agar dapat melaksanakannya. Hal ini sebagai suatu upaya dalam mengatasi Buta Aksara di Kota Kupang, yang merupakan Ibukota Provinsi NTT.

 

 

 

Penulis: Nyongki

Baca Juga :  3 Orang Kabid Dinas PUPR tak berkantor usai Pilkada Kota Kupang

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button