Home / News NTT / Jefri rubah kebijakan penarikan retribusi di loket…

Jefri rubah kebijakan penarikan retribusi di loket…

Jefri Pelt. (foto: nyongki/moral-politik.com)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL POLITIK : Walikota Kupang Jefri Riwu Kore melalui Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Kupang, Jefri Edward Pelt merubah kebijakan penarikan retribusi.

Kebijakan tersebut berupa penempatan sejumlah petugas di loket-loket retribusi. Hal itu dilakukan dalam rangka melakukan pemantauan secara langsung atas izin ataupun keterangan yang dikeluarkan di loket-loket tersebut, demi menghindari terjadinya kebocoran dalam pembayaran retribusi dari masyarakat.

“Salah satu loket yang akan ditempatkan petugas pemantau dari BPKAD adalah loket terminal, loket Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB), loket Rumah Potong Hewan (RPH), dan loket yang melayani proses perizinan di Badan Layanan Satu Atap. Hal itu disebabkan loket-loket tersebut berpotensi terjadi kebocoran dana,” kata Jefri Pelt kepada wartawan di ruang kerjanya, Kota Kupang, Rabu (18/10/2017) siang.

Menurut Pelt, selama ini BPKAD hanya melakukan pemantauan atas laporan dari masing-masing dinas teknis yang mengelola retribusi. Sebab, soal retribusi merupakan kewenangan dari dinas teknis yang mengelola.

Terkait akumulasi pencapaian retribusi yang sudah masuk ke BPKAD, kata dia, rata-rata pencapaian baik retribusi dari dinas teknis maupun Badan Layanan Satu Atap, hingga akhir bulan September 2017 berada pada posisi 68 persen.

Namun, sambungnya, jika dihitung pencapaian secara terpisah, maka terdapat pos retribusi dengan pencapaian hampir mencapai target, dan juga pos retribusi yang terkesan berjalan di tempat atau masih minim.

Namun pencapaian retribusi yang minim, sering juga diakibatkan oleh dinas teknis yang tidak menyerahkan langsung rekenening hasil retribusi ke BPKAD. Sehingga hal itu mempengaruh pada perhitungan persentase penerimaan PAD dari retribusi.

Baca Juga :  RDP insiden ASN vs Herman di skorsing Yeskiel Loudoe...

< 1 2>

Komentar Anda?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button