MORAL POLITIK : Presiden Joko Widodo menyatakan, jangan bermimpi Indonesia bisa bersaing dengan negara lain apabila infrastruktur di Tanah Air masih tertinggal.

Hal tersebut dikemukakan pria dengan sapaan Jokowi itu melalui akun Facebook resminya, @Jokowi, sebagaimana dipantau Kompas.com, Kamis (19/10/2017).

“Jangan bermimpi kita bisa bersaing dengan negara-negara lain, apalagi memenangkannya, apabila infrastruktur kita tertinggal,” tulis Jokowi.

Karena itulah, Jokowi menyatakan, pemerintahannya gencar dalam membangun infrastruktur seperti jalan, jembatan, bendungan, pelabuhan, bandara, dan lain-lain.

Infrastruktur yang sedang dibangun, misalnya di Kalimantan ada 24 proyek, di Sulawesi 27 proyek, di Maluku dan Papua 13 proyek, di Sumatra 61 proyek, dan juga di tempat-tempat lainnya.

Dukung tenaga kerja

Jokowi melanjutkan, di balik proyek pembangunan itu ada kontribusi besar dari para pekerja yang merupakan tenaga konstruksi. Mereka merupakan tenaga kerja yang terampil dan terlatih.

Tenaga kerja konstruksi yang kini bekerja di pemerintah, BUMN dan swasta di seluruh Indonesia, kata Jokowi, jumlahnya mencapai 7 juta orang.

Karena itu, mulai hari ini Jokowi memulai program Percepatan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi secara serempak di seluruh Indonesia.

Jokowi membuka sendiri program itu di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat.

Baca Juga :  Tol Laut Jokowi Telah Merambah ke Provinsi NTT