Home / Sejarah / Mengenang Ratu Perancis Marie Antoinette dipenggal pisau guilottine

Mengenang Ratu Perancis Marie Antoinette dipenggal pisau guilottine

Sebuah lukisan yang menggambarkan proses eksekusi Ratu Perancis Marie Antoinette pada 16 Oktober 1793.(Wikipedia)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL POLITIK : Hari ini 16 Oktober 1793, nama seorang perempuan tercatat selamanya dalam sejarah dunia khususnya Perancis.

Nama perempuan itu adalah Marie Antoinette, ratu terakhir Perancis yang harus kehilangan nyawanya setelah dipenggal pisau guilottine.

Marie Antoinette lahir pada 2 November 1755 di Vienna, Austria dengan nama Maria Antonia Josepha Joanna.

Dia adalah anak ke-15 hasil pernikahan Ratu Austria Maria Theresa dan Kaisar Kekaisaran Suci Roma Franci I.

Di masa kanak-kanaknya, Marie Antoinette menerima pendidikan ala bangsawan yang menekankan pada masalah keagamaan dan prinsip-prinsip moral.

Setelah Perang Tujuh Tahun (1756-1763) yang melibatkan negara-negara adikuasa Eropa masa itu, persekutuan Austria dan Perancis menjadi fokus utama Ratu Maria Theresa.

Kala itu, memperkuat persekutuan lewat jalur pernikahan merupakan salah satu cara paling umum di kalangan para keluarga kerajaan di Eropa.

Pada 1765, Louis Ferdinand, putra Raja Perancis Louis XV meninggal dunia. Akibatnya, putra Louis Ferdinand yang baru berusia 11 tahun, Louis-Auguste, menjadi pewaris tahta Perancis.

Hanya dalam hitungan bulan, Marie Antoinette dan Louis-Auguste bertunangan atas nama aliansi kedua negara besar itu.

Pada 1768, Louis XV berangkat ke Austria untuk memeriksa calon istri cucunya. Di sana, dia mendapati Marie Antoinette meski sangat cerdas tapi cenderung malas dan susah diatur.

Baca Juga :  Gubernur NTT: 13 Desember 2016, "Ground Breaking" Jembatan Pancasila Palmerah

< 1 2>

Komentar Anda?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button