Home / Opini / Generasi Timur harus terpanggil untuk menulis

Generasi Timur harus terpanggil untuk menulis

Everd Scor Rider Daniel.

Bagikan Halaman ini

Share Button

Opini Everd Scor Rider Daniel *)

 

 

MORAL POLITIK : Kenapa kita seharusnya menulis? Jawabannya, karena kita sedang tidak nyaman dibuat oleh orang lain.

Menulis dalam maksud sederhana “mencoba sadar untuk menyoal ketidakadilan”.

Apa wujud ketidakadilan: kalau bicara tidak adil, mungkin Indonesia Timur (NTT, Papua) adalah panggungnya. Kita di Timur belum jadi tuan di tanah sendiri.

Kebun kami punya, tapi kami cuma jaga. Mereka di Senayan yang sebenarnya tuan atas kebun-kebun kami.

Laut, gunung, jadi kurus karena aturan yang mereka tandatangan di Senayan. Kami hanya merenung, dengan tubuh yang hampir habis karena kelaparan. Kami pikir tidak adil, karena kami yang punya kebun, tapi kami kelaparan, tidak pergi sekolah.

Laut yang dulu sudah berubah, karena sekarang mau dengar ombak kami disuruh bayar. Kami bayar karena disuruh mereka tuan-tuan luar negeri. Kami takut, karena keringat kami diambil orang.

Takut kami kerja untuk perut orang lain.

Kebun di belakang rumah, hampir habis, karena mereka di Ibukota sana, terlalu banyak tandatangan supaya kasih jalan orang dari luar negeri menjajah kembali sumber daya kami.

Tanah kami semakin kurus, perut mereka semakin gemuk.

Itu bentuk kecemasan dari ketidakadilan, karena takut besok kebun di belakang rumah sudah ganti pemilik. Bukan lagi kami.
*
Jalan kita hari ini adalah kesadaran. Segalanya mungkin sudah diambil, tapi ada satu yang tidak bisa dicuri, yaitu ingatan.

Baca Juga :  Apa Keuntungannya Jika Berpuasa Sex?

< 1 2 3>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button