MORAL POLITIK : Sekolah memiliki tanggung jawab besar untuk menghasilkan anak-anak yang berkualitas, terutama dalam bidangnya.

Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) menjadi tantangan besar bagi pihak sekolah. Untuk itu, anak-anak harus diberikan pengetahuan terkait pembentukan karakter anak.

“Pendidikan karakter menjadi penting seiring dengan perkembangan IPTEK saat ini. Sehingga kepala sekolah dan guru harus bisa mendidik anak-anak menjadi orang Indonesia berkarakter Pancasila. Saya minta pelajaran Pancasila harus tetap diajarkan di sekolah,” kata Gubernur NTT Frans Lebu Raya ketika melantik 56 orang Kepala Sekolah (Kepsek) Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang tergabung dalam Region I wilayah Flores, di Aula Sekda Flores Timur, Larantuka, Sabtu (4/11/2017).

Gubernur Frans juga meminta para guru agar dapat menjadi tauladan sebagai manusia Indonesia yang berkarakter Pancasila.

“Hal ini mengharuskan para guru memahami nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, agar apa yang diajarkan nanti bisa lebih mendalam,” tegas Frans.

Selain nilai-nilai Pancasila, menurut Frans, para kepala sekolah diharapkan dalam penyusunan rencana belajarnya, perlu mengusung dan mendukung program-program dari Gubernur ataupun Bupati.

“Kepala Sekolah SMA dan SMK dalam menjalankan proses belajar dan mengajar perlu juga mengusung program pemerintah, yaitu program Gubernur maupun program Bupati. Misalnya, menjadikan NTT sebagai provinsi jagung, provinsi pariwisata, provinsi ternak, provinsi cendana, provinsi koperasi, juga provinsi perikanan dan kelautan, dan lain-lain,” tegas Frans.

Baca Juga :  Ikatan Keluarga Sumba dukung paket Sahabat, ini alasannya !