Puisi Renald Sakeng

I/
Hari ini hujan datang lebih awal
Bersenda-gurau di atas atap dedaunan
Lalu dengan sengaja mengetuk kaca jendelaku
Perlahan dia mulai menengok dan menyibak tirai getir yang bersarang disana.

II/
Di luar sana, hujan saling beradu pandang
Menyaksikan genangan yang lupa jalan pulang
Dahan beserta dedaunan tak tahu kemana harus hanyut
Hujan datang disaat dan waktu yang salah.

III/
Semuanya bahkan tidak berhenti di sini,
Aku yang kelimpahan hangat dan basah seakaan ragu
Antara menimba kenangan yang semakin kuyup
Atau membenamkan rindu sedalam-dalamnya.

Penfui, 25 November 2016

Baca Juga :  Reaksi Kocak Netizen soal Sepinya Jalan-jalan di DKI Jakarta...