MORAL-POLITIK.COM: Pendeta Leny Mansopu memiliki pandangan tersendiri terhadap dunia pendidikan di Indonesia, khususnya Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ketika bersua dengan moral-politik.com di Kota Kupang, Senin (20/11/2017), Leny memberikan beberapa pernyataan perihal realita pendidikan NTT.

“Pemerintah perlu menyiapkan sekolah gratis namun berkualitas,” katanya kalem.

Ini penting, jelasnya, demi menjaga kesenjangan dalam dunia pendidikan/sekolah sekarang. Diakui olehnya, banyak sekolah yang membutuhkan biaya tinggi.

“Saya berusaha melihat segala sesuatu dari sisi positifnya,” katanya.

Memang, tambah dia, banyak sekali sekolah-sekolah mahal. Secara positif, jika sekolah-sekolah seperti itu banyak diakses masyarakat, artinya sudah ada kebutuhan masyarakat terhadap sekolah yang berkualitas.

Selain kepedulian masyarakat terhadap sekolah-sekolah yang berkualitas, lanjutnya, itu juga menunjukan bahwa perkembangan perekonomian masyarakat cukup baik.

“Jika banyak di akses masyarakat, artinya perkembangan ekonomi masyarakat cukup baik. Dengan begitu, akan memacu juga sekolah-sekolah itu dalam meningkatkan kualitasnya,” katanya.

Selain nilai positif, tentu saja sekolah mahal ini akan mendatangkan pandangan negatif pula.

“Ini bisa menimbulkan kecemburuan sosial di masyarakat. Bagi yang ekonomi keluarganya lemah, akan sulit mengakses sekolah seperti ini. Namun ini bukanlah alasan yang cukup baik dalam melihat kualitas sekaligus perkembangan sekolah di NTT. Untuk itulah, pemerintah perlu menyiapkan sekolah gratis namun berkualitas,” terangnya.

Baca Juga :  Pemkot Kupang Tegaskan Kebijakan Pajak Kos-kosan...