MORAL-POLITIK.COM: Curah hujan yang tidak menentu dalam beberapa pekan terakhir berpengaruh terhadap kondisi kesehatan masyarakat, terutama anak-anak.

Kondisi ini menyebabkan meningkatnya penyakit seperti diare, dan demam berdarah dengue (DBD)

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) S.K. Lerik Kupang Marsiana Halek mengatakan dalam bulan November, pasien diare yang di rawat di RSUD yang dipimpinnya mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Jumlah kunjungan ini mengalami peningkatan drastis, jika dibanding bulan-bulan sebelumnya.

“Di pertengahan bulan November kemarin, ada 43 orang pasien, dan di posisi akhir bulan ini sudah naik menjadi 91 orang pasein diare yang menjalani perawatan intensif,” kata Marsiana kepada wartawan usai mengikuti sidang paripurna di Kantor DPRD Kota Kupang, Sabtu (25/11/2017).

Menurutnya, dengan tingginya pasien diare yang di rawat saat ini, jika dikategorikan dalam 10 besar penyakit yang ditangani pihak RSUD dalam setahun terakhir, tidak termasuk dalam posisi yang cukup besar penderitanya, namun ada tren peningkatan yang cukup signifikan.

“Selain diare ada juga penyakit ikutan lain yang secara tren juga mendapat perawatan di RSUD S.K. Lerik yakni penyakit yang diakibatkan perubahan cuaca yakni DBD, dan Ispa. Namun kenaikannya belum terlalu tinggi dibanding diare,” kata Marsiana.

Marsiana menambahkan, meskipun ada peningkatan kasus, namun semua itu masih mampu ditangani Pihak RS. Stock obat dan kapasitas ruangan juga masih menampung jumlah penderita, yang mengalami rawat jalan, maupun rawat inap.

“Dengan kondisi seperti ini, saya berharap kepada masyarakat agar dapat menjaga lingkungan biar tetap bersih. Selain itu masyarakat juga dapat menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi makanan dan minuman yang mempunyai nilai gizi agar terhindar dari penyakit-penyakit musiman,” katanya.

Baca Juga :  KPUD Kabupaten Sikka 'launching' pilkada 2018-2023

 

 
Penulis : Nyongki