MORAL-POLITIK.COM – Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akan berikan kontribusi besar terhadap Swasembada Garam Nasional 2020.

“Pemerintah Indonesia menargetkan Swasembada Garam Nasional tahun 2020. Hal ini mengharuskan pemerintah Indonesia meningkatkan produksi garam dalam negeri. NTT memiliki lahan produksi garam seluas 26.000 hektar,” kata Gubernur NTT Frans Lebu Raya kepada wartawan di Kota Kupang, Kamis (2/11/2017).

Menurutnya, kedatangan Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman beberapa waktu lalu menunjukan keseriusan pemerintah dalam melihat potensi yang dimiliki NTT.

“Dalam kunjungan kerja itu, Menko Luhut juga melakukan rapat koordinasi dengan pihak-pihak untuk memastikan investasi terhadap garam di NTT,” jelas dia.

Selain luas wilayah yang besar itu, lanjutnya, ada faktor-faktor lain yang membuat garam di NTT dilirik pemerintah pusat.

“Selain lahan yang luas, NTT memiliki laut yang bersih. Cuaca panas berkepanjangan, sekitar 8-9 bulan dalam setahun membuat garam di NTT berkualitas,” jelasnya.

Dia menjelaskan, beberapa daerah memiliki kualitas garam yang tinggi, misalnya Bipolo, karena garam yang dikelolah langsung menjadi kristal.

Baca Juga :  Bikin haru, 1.300 Anak Maumere tulis surat kepada Jokowi