MORAL POLITIK : Kasus kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) kembali terjadi di Kota Kupang, Ibukota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kali ini, sebuah truk berisi pasir terbalik di Jl. Prof. Dr. Herman Yohannes, depan Sekolah Tinggi (ST) St. Mikhael, Penfui, Rabu (8/11/2017) pukul 11.30 WITA.

Kristianto, pengemudi truk yang terbalik itu mengatakan, mesin truknya tiba-tiba mati sehingga dirinyaa menyuruh orang-orang yang masih dalam truk segera melompat keluar.

“Ketika menaiki tanjakan di depan ST St. Mikhael), mesin truk tiba-tiba mati. Saya suruh mereka keluar, dan mereka mencoba mengganjal ban truk dengan batu. Mereka yang ada dalam truk ada tiga orang,” kata Kristianto kepada moral-politik.com di Penfui, Rabu (8/11/2017) pukul 12.10 WITA.

Setelah diganjal, masih lanjut Kristianto, terdengar bunyi ledakan secara tiba-tiba.

“Rupanya, as bagian belakang patah. Waktu di ganjal, truk sempat berhenti. Setelah bunyi patahan itu, truk meluncur turun dengan cepat, dan terbalik,” jelas Kris.

Damar, anak dari Kristianto, sudah turun ketika truk yang dikemudikan ayahnya terbalik.

“Saya di suruh ayah untuk melompat, dan sempat mengganjal ban truk. Tapi tidak lama, ada bunyi patahan pada bagian belakang truk,” katanya.

Baca Juga :  Listrik Terus Mati Hidup, Warga Kota Kupang Mengumpat Pedas!