Home / News NTT / Pemkot Kupang Tertibkan Poster Liar dan Baliho Balon Gubernur

Pemkot Kupang Tertibkan Poster Liar dan Baliho Balon Gubernur

Ilustrasi. (foto: liputan6.com)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang melalui Sattpol PPmenertibkan poster liar dan baliho dari Bakal Calon (Balon) Hubernur Nusa Tenggara Timur (NTT).

Penertiban tersebut berkaitan dengan pelaksanaan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur NTT.  Pasalnya banyak poster dan baliho milik para Balon Gubernur yang terpasang bukan pada tempatnya.

Kasat Pol PP Kota Kupang Thomas Dagang kepada moral-politik.com di Kantor DPRD Kota Kupang, Kamis (30/11/2017) siang menuturkan, Satpol PP yang dipimpinnya itu telah menggelar operasi penertiban poster, pamflet, dan baliho liar yang terpasang di pohon yang tumbuh di tepi badan jalan protokol dan jalan negara.

Menurut Dagang, penertiban poster tersebut sudah di mulai dari Selasa (28/11/2017). Penertiban ini tim yang diturun untuk menyisir akan poster yang di pasang di pohon yang berada di tepian jalan sebanyak tiga regu.

“Operasi penertiban poster di bawah dipimpin langsung oleh saya sendiri hari pertama dengan didampingi Kasih Ops serta para anggota,” katanya.

Ia mengaku, poster dan iklan yang ditertibkan ini, dinilai sudah sangat mengganggu estetika masyarakat dan keindahan kota serta merusak lingkungan. Karena kota lagi gencar-gencar untuk menjadikan kota hijau, tapi pohon yang sudah tumbuh dengan indah malah ditempel poster dan iklan reklame lain yang dapat merusak pohon-pohon tersebut.

“Poster yang bergantung di pohon ini lebih banyak poster bakal calon gubernur dan serta ditambah poster iklan promosi lainnya,” katanya.

Jefri Pelt

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Jefri Pelt mengaku, operasi yang dilakukan oleh Satpol PP tersebut, sangat didukung. Tetapi sebenarnya operasi penertiban yang dilakukan oleh Satpol PP harus bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup, karena dengan memaku di pohon untuk menggantungkan poster tersebut sudah merusak lingkungan hidup.

Baca Juga :  Inilah keadaan Barnabas nDjoerumana, SH (Alm) di Hong Kong

< 1 2>

Komentar Anda?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button