Home / News NTT / Dilema Saat Walikota Jefri Berhentikan Tenaga Honorer…

Dilema Saat Walikota Jefri Berhentikan Tenaga Honorer…

Walikota Kupang Jesfritson Riwu Kore dan Wakil Walikota Kupang Hermanus Man. (foto: seputar-ntt.com.moral-politik.com)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM — Wacana pemberhentian sejumlah tenaga honorer di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, menuai dilematis.

Pasalnya Walikota Kupang Jefri Riwu Kore sendiri mengaku dilematis jika memberhentian tenaga Honor di lingkup Pemkot Kupang.

Hanya saja, kalau tidak ada rasionalisasi tenaga honorer, pengangkatan Honorer K2 menjadi PNS bakal sulit terealisasi.

“Pak Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara juga sudah menyampaikan kepada saya bahwa alasan K2 belum diangkat, karena banyaknya tenaga honorer di Kota Kupang,” katanya kepada wartawan di Kota Kupang, Senin (8/1/2018) siang.

Jefri mengaku, tidak berharap adanya rasionalisasi Honorer, tapi kalau keberadaan mereka tidak lagi dibutuhkan pada dinas-dinas tempat mereka mengabdi, sesuai rekomendasi kepala dinas, badan, maka sangat mungkin dirasionalisasi, karena beberapa faktor.

“Kita tidak berharap adanya rasionalisasi, karena mereka punya pegangan hidup. Akan tetapi rasionalisasi akan dilakukan jika keberadaan mereka tidak lagi dibutuhkan pada dinas, badan tempat mereka mengabdi,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Jefri menyatakan harapannya agar para tenaga Honorer K2 bisa segera diangkat menjadi PNS. Pasalnya, dari sekian banyak tenaga Honorer K2 yang belum diangkat menjadi PNS, ada yang sudah mengabdi dari tahun 1995. Bahkan diantara mereka ada yang sudah nyaris pensiun kalau mereka berstatus PNS. Untuk itu dirinya sangat berharap agar mereka dapat segera diangkat menjadi PNS.

 

 

Penulis : Nyongki
Editor   : Erny

Pencarian Terkait:

  • Honorerk2
  • Moral NTT
Baca Juga :  Daniel Hurek: Misi Jonas-Herman bukan turun tapi naik...

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button