MORAL-POLITIK.COM – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya (Frans) mengingatkan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) agar selalu menjaga integritas diri.

Hal ini diungkapkannya ketika memberikan pembekalan kepada 435 CPNS di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Wilayah NTT di Aula El Tari, Kota Kupang, Senin (22/1/2018).

“Kita masing-masing harus komitmen menjaga integritas. Tidak boleh melakukan hal-hal yang melanggar hukum. Apalagi sebagai PNS di lingkungan kemenkumham, yang dikategorikan juga menegakkan hukum,” katanya.

Gubernur NTT dua periode ini mengatakan, menjaga integritas diri berarti bertanggung jawab secara total dalam menjalankan tugas pegawai negeri untuk melayani masyarakat secara baik dan benar, tanpa adanya paksaan dari pihak luar.

Frans memberi contoh. “Integritas itu bukan berarti saya tidak mencuri karena takut di hukum, tapi saya memang tidak mencuri karena memang kepribadian saya bukan pencuri. Itu namanya integritas, bukan karena takut di hukum atau di pecat.

Selain itu, mantan wakil gubernur NTT satu periode ini juga menekankan pentingnya di siplin bagi seorang pegawai negeri sipil, baik di siplin waktu maupun kerja.

Menurutnya, di siplin bukan hanya sekadar datang pagi-pagi dan pulang tepat waktu sesuai jam kantor, namun terutama dalam menjalankan pekerjaan.

“Kita harus kerja, kerja, dan kerja. Sejak 2008 saya terus mengkampanyekan kerja keras, kerja cerdas, dan kerja tuntas. Kita memang di terima sebagai pegawai negeri sipil untuk bekerja,” kata gubernur yang akan mengakhiri masa jabatannya di medio tahun 2018 mendatang.

Baca Juga :  Bupati Mella ungkap TTS menuju daerah penghasil listrik di NTT