MORAL-POLITIK.COM – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya (Frans) mengimbau para Pastor dan Pendeta agar menjelaskan makna Khotbah di Bukit yang tertulis di Kitab Suci.

“Saya pernah mengajak bertemu para pastor dan pendeta, dan meminta mereka menjelaskan kepada masyarakat apa maksud firman Khotbah di Bukit yang berbunyi ‘berbahagialah orang miskin, karena merekalah yang empunya kerajaan surga,'” kata Frans alam acara Natal dan Tahun Baru bersama lingkup Pemerintahan Provinsi NTT di Gedung Olahraga (GOR) Oepoi, Kota Kupang, Jumat (19/1/2018).

Hal ini dilakukan, akunya, karena jangan sampai orang terlalu asyik dengan kemiskinan, dan beranggap bahwa karena mereka miskin, merekalah pemilik surga.

“Pemahaman seperti ini tolong dijelaskan kepada masyarakat. Jangan dibiarkan begitu saja,” katanya.

Ia menambahkan, dirinya pernah mengalami hal yang sama.

“Saya dulu pernah mengalami perasaan serupa. Ketika mendengar firman itu, saya merasa senang,” jelasnya.

Dalam realitas sekarang ini, tambahnya, di mana NTT menempati urutan ke-3 sebagai provinsi termiskin secara Nasional, rasa optimis perlu di bangun di kalangan masyarakat.

Baca Juga :  Frans Dorong Dinas PUPR NTT Pakai Anggaran Sesuai Kebutuhan