MORAL-POLITIK.COM — Walaupun rencana kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 16 Kupang dibatalkan, kepala SMPN 16 Kupang Beni Mauko menyatakan rasa bangganya.

Sebagaimana diketahui, Presiden Jokowi akhirnya mengunjungi salah satu sekolah kejuruan di Kota Kupang, yaitu Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Kupang.

Walau begitu, Beni Mauko tetap berbangga. Rasa bangganya itu tentu beralasan. SMPN 16 Kupang akhirnya dikunjungi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, Senin (8/1/2018).

Dalam kunjungan itu, Muhadjir Effendy menyempatkan diri melihat-lihat suasana sekolah. Ia juga memberikan bantuan berupa komputer kepada pihak sekolah.

“Ya, kondisi sekolah bagus. Fasilitas belum bagus-bagus amat, tapi lumayan. Kita berikan bantuan berupa laptop dengan pesan, supaya pihak sekolah terus meningkatkan pelayanan terhadap siswanya. Bantuan ini juga agar pihak sekolah tidak perlu lagi minjam-minjam di pihak luar,” kata Muhadjir Effendy kepada wartawan usai berkeliling di lingkungan SMPN 16 Kupang.

Salah satu kekurangan sekolah yang sempat disoroti Muhadjir ialah masih rendahnya sanitasi di lingkungan sekolah.

“Kurangnya itu sanitasi lingkungan,” katanya. “Ini termasuk WC yang dipakai siswa-siswi. Saya lihat banyak pohon rindang. Sudah bagus. Tapi perlu ditambahkan lagi pohonnya. Supaya banyak tempat yang dipakai siswa-siswi untuk berteduh dan belajar,” harapnya.